Pages

Minggu, 30 Desember 2012

Dari Inah Untuk Iyem...

Iyem...
Karena kita temen deket, jadi kalo Iyem mau marah sama Inah, marah aja nggak papa.
Inah lebih seneng kok kalo Iyem nunjukin kesalahan Inah di depan Inah, daripada pura-pura ketawa tapi aslinya enggak. Iyem, kan Iyem juga tau, Inah paling pinter kalo suruh ngebaca tatapan mata orang.

Iyem jangan bo'ong lagi yaaa... Kalo emang mau marah, marah aja. Kalo emang mau mukul, ya pukul aja. Nggak masalah kok, Inah emang salah.

Kita temenan, sekarang, besok, dan seterusnyaaaaa...
Walaupun Inah adanya kaya' gini, maaf Yem, maaf karena Inah adanya cuma kaya' gini. Banyak kurang disana-sini. Iyem, kamu tu temen terbaik. Udah cukup aku nglepasin mereka-mereka, asal kamu enggak ikut-ikutan.

Yem, sekali lagi Inah minta maaf, karena adanya Inah ya kaya' gini, maaaafff banget.
I'm so sorry.
정말 미안해...


From Inah,
Untuk Iyem...

Chocolate, bikin gendut nggak??

Apa itu cokelat??
Cokelat itu makanan ya jeng, selain coklat yang kita tau sebagai warna. Banyak orang berasumsi kalo banyak makan cokelat bisa bikin gendut. Yaa, emang siy, itu pun kalo kita "kebanyakan" makan cokelat yang kadar gulanya setinggi menara eiffel. Ohhooo...

Sekarang kita bakal bahas tentang asal muasal cokelat, tapi cuma seupil doang siy ya pembahasannya, Cekidooootttt meeeeeeennn... -->

Istilah coklat berasal dari bahasa suku Aztec "xocolatl", yang artinya minuman pahit. Awalnya, coklat dikonsumsi sebagai minuman yang dibuat berbuih, kadang-kadang ditaburi lada merah (nggak bisa bayangin rasanya kaya' gimana), vanilla, madu (kalo yang ini kayanya enak) atau rempah-rempah lain. Rasanya pahit, sepat, dan berlemak. Akhirnya, penggunaan rempah-rempah sebagai tambahan coklat dihilangan dan mulai ditambahkan gula, susu, dll.
Orang-orang Indian Mexico menyebutnya chocolate yang berasal dari kata "choco" yang berarti busa (foam) dan atl yang berarti air. Jadi artiannya gabungin sendiri yaaa... Hehehe...

~Do you know what is this? Yeah, this is CHOCOLATE~

Gue termasuk salah satu yang demen banget sama cokelat yaaa.... Cokelat itu manis, kalo gue belinya nggak bayar, tapi pahit kalo gue belinya pake duit sendiri, hehehe... enggak ding, ngaco aja gue.
Coklat itu manis, asik banget buat ngerem kepala yang lagi didih. Kalo ada orang yang bilang cokelat itu bikin gemuk, yaa kalo menurut gue siy kira-kira aja makannya. Kalo suka cokelat tapi takut gemuk yaa jangan dimakan tiap hari dong cokelatnya. Hohoho... 

Menanggapi rumor kalo cokelat bikin gemuk, itu siy cokelat yang uda dicampur banyak pemanis dengan kadar gula setinggi menara petronas. Hmmm.. kaya'nya kita perlu intip deh manfaat cokelat, oke hajaaaarrr buuung!!

-> Cokelat telah terbukti bermanfaat bagi sistem kardiovaskular dengan menurunkan tekanan darah dalam penelitian yang dilakukan oleh Profesor Dr. David Katzdari dari Universitas Yale.
-> Selain terbukti menurunkan tekanan darah, cokelat juga terbukti bisa meningkatkan kelancaran aliran darah. Memakan cokelat memicu produksi nitrit oksida dalam tubuh, yang bisa menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih luas dan rileks. Makan cokelat juga membantu aliran darah lebih lancar dengan mengecilkan platelet darah agar tidak menempel satu sama lain, serta mengurangi kemungkinan pembentukan gumpalan darah dan plak di arteri.
-> Coklat bisa memicu otak mengeluarkan engorfin dan serotonin, hormon yang membuat perasaan jadi rileks dan nyaman.
-> Dan ternyata lagi pemirsaaaaa, cokelat juga bisa membantu proses pelepasan glukosa menjadi lebih efektif. *nhahlhoh
-> Menurut penelitian yang dilakukan oleh Mary Engler, Phd, RN, dari University of California, makan sepotong kecil cokelat hitam yang sehat setiap hari dapat menurunkan tekanan darah, mencegah penumpukan kolesterol LDL, dan melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas.
-> Kakao murni juga kaya akan nutrisi, seperti vitamin B, zat besi, kalium, fosfor, magnesium, zinc, tembaga, dan selenium.
-> Seperti teh hijau, buah-buahan, dan sayuran, kakao juga mengandung flavonoid (polifenol), senyawa alami yang berfungsi sebagai antioksidan yang kuat. Enzim pelawan penyakit ini melindungi tubuh dengan menjebak molekul radikal bebas dan menyingkirkan mereka sebelum terjadi kerusakan pada tubuh kita.
-> Dark chocolate merupakan jenis cokelat yang sehat karena mengandung fitokimia dan nutrisi. Tetapi cokelat olahan tidak sehat. Presentase oksidan yang ditemukan dalam cokelat bervariasi tergantung dari seberapa banyak coklat telah diolah secara kimia. (Baca = ditambahin banyak pemanis)
-> Sebuah penelitian di Jepang menunjukkan bahwa kakao mengandung agen antibakteri yang bisa mencegah kerusakan gigi. Tapi harus tetep sikat gigi setelah makan cokelat, OK.
-> yang terakhir, ada penelitian yang mengatakan bahwa mengonsumsi cokelat tidak menyebabkan jerawat.

Jadi... para pemirsa yang budiman, setelah membaca manfaat cokelat nggak takut gendut kaaaan kalo lagi makan cokelat. Ehm, yang penting cokelatnya sehat alias nggak pake banyak pemanis (gula, susu, vanilla, dll).

Semoga posting kali ini bisa bikin para penggemar coelat lega, lega karena nggak harus repot-repot lari sprint setelah makan sebatang cokelat, OK...

Ini namanya Chocolate Truffle, bukan murni cokelat hitam siy, hehehe :)





Sumber :
http://coklat-chocolate.blogspot.com/2008/03/asal-muasal-istilah-coklat-dan-definisi.html
http://bumbata.co/5181/tips-diet-sehat-10-khasiat-terbaik-cokelat-untuk-kesehatan/

Dandelion

Pada tau kan dandelion itu yang kaya' gimana??

Ini namanya DANDELION.
Siip, gue suka dandelion. Entah kenapa karena menurut gue ini tanaman mungil filosofis banget gitu. Dia idup nggak lama, sekalinya mekar, bunganya bakalan rontok satu-satu kebawa angin, tapi biarpun gitu ini bunga tetep aja mau idup. Tangguh dibalik kerapuhan kalo gue bilang siy.

Mau diterpa angin kencengnya kaya' apa, dia bakalan ngikut. Ketemu tempat baru, dia bakalan tumbuh lagi. Jadi boelh dikatakan Dandelion ini paling suka move on (bahasanya anak gaul jaman sekarang ya).

Disamping itu semua, dandelion itu menurut gue damai. Hehehe...
Entah gue liatnya dari sudut pandang kacamata yang mana tapi menurut gue dandelion itu damai aja...
Dandelion oh dandelion...



Between Inah and Iyem...

Sunday, in last December an in last 2012...
I love peace, I don't love alone...
Peace and alone, two things similar but have many differents, that's all i know.

Hmm... Sore yang basah, basah abis ujan yaaaa..
Madiun dingin, iya siy kan gue juga baru bilang kalo Madiun barusan aja ujan, jadi dingin. Sementara udara yang dingin ini ngedukung banget buat galau, tsaaaahhh here i am stucking in suck thing called "galau" (apa bahasa inggrisnya galau? ada yang tau?)

Ah,
minggu-minggu, jomblo, galau pula. Nggak ada hubungannya siy minggu sama jomblo, ya udaaa biar gue seneng di hubung-hubungin ajaa yaaaaa...

Kisah ini berawal dari seorang anak udik yang kemudian kita panggil aja dia Inah. Dan Inah punya temen yang namanya Iyem. Eeeeittss walaupun nama mereka agak ndesit, tapi gue jamin mereka bukan TKW yang lagi mengadu nasib di malaysia maupun arab saudi, gue yakin banget kan soalnya gue yang bikin cerita, jadi seenak gue yaa mau bikin nama *lhoh. Oke... *tarik nafaaaassss, tahaaaaannn.

Inah sama Iyem ini bak Barat sama Timur. Maksudnya, mereka tu beda bener. Tau kan barat sama timur tu nggak pernah ketemu, gimana mau ketemu coba, satunya ke barat satunya lagi ke timur. Oke, abaikan ocehan gue, kita balik ke topik.

Inah sama Iyem temenan baru-baru aja siy. Si Inah orangnya pendiem, serius, nggak banyak omong, jadi ketawa sama ngomong itu seperlunya aja, iarat motor mah kayak motor uda hampir kehabisan bensin, jadi ketawa sama ngomongnya nanggung.

Si Iyem, orangnya gokil, talk active, penting nggak penting yang penting orang lain seneng, ibarat motor mah kayak motor yang bensinnya tumpah-tumpah, cadangan tenaganya meeeeeennnn buanyaaaakkk, makanya seneng ngomong. Beda banget sama Inah.

Disamping nggak banyak omongnya si Inah, disitulah ramenya si Iyem.

Karena Inah bukan seseorang yang pandai nyembunyiin perasaan, Inah lebih suka blak-blakan daripada ngomong dibelakang.
Suatu hari si Inah lagi jalan sama Iyem, Iyem cerita panjang lebar, Inah nanggepin senyum-senyum kecil gitu. Sambil iya iya aja. Di sinilah semua keberlawanan itu bikin dua-duanya saling nggak enak. Disamping Inah yang cuma iya iya aja, Iyem pengen ceritanya ditanggepin.

Suatu hari lagi, Iyem sms Inah, tapi jarang dibales. Inah orangnya bebas, nggak mau terikat, temen deket ya temen deket.

Iyem orangnya perhatian, cocok kalo dijadiin sandaran (*eciiieeehhh), cocok kalo dijadiin tempat nangis-nangis bombay, itulah kenapa si Inah nyaman sama Iyem, walaupun Inah gahar tapi sebenernya Inah cemen.

Ketika suatu hari lagi Inah uda merasa dirinya keterlaluan nyuekin si Iyem, Inah mulai mikir "Gue harus gimana?" Bukan terganggu karena kehadiran si Iyem, Inah seneng banget ada Iyem, Inah jadi berasa kayak punya tempat pulang (*ihir). Tapi karena beberapa perbedaan itu mungkin seringkali Iyem merasa tersakiti sama sikapnya si Inah.

Jadi sebenernya, karena gue galau cerita ini juga akan berakhir nggantung. Entah nggantung di pohon tomat atau malah di pohon jagung. Buat yang baca, yang merasa kecewa, maafkanlah yaaaaa.. maklum yang  nulis suka mandeg tiba-tiba idenya. Hehehe...

Di akhir 30 Desember 2012 ini, buat para pasangan selamat taun baru yaaa, buat jomblo selamat taun baru jugaaaaaa... Jomblo tetep hidup kok walaupun jomblo. *lhoh.... ^^

Kamis, 20 Desember 2012

01.42 am

20 Desember 2012
01.42 am...
Status : Belum tidur
Kenapa belum tidur? karena baru aja selese ngerjain tugas.... Alhamdulillah akhirnya selese juga, tapi sekarang uda ganti nggak ngantuk lagi. Semua ini berkat peran besar secangkir kopi. --"

Ayo tiduuuuurrr... Mataaaa, ayo terpejaaaaammm...
Good night all, Jaljayoo... -o-

Senin, 17 Desember 2012

ME and MY SIST...

Alohaaaa....
Jadi setelah lama ber-hibernasi mencari kedamaian yang jarang banget gue dapetin di sini, sekarang di sinilah gue, terseok-seok di depan laptop, fufufufu... ^^

Di bulan Desember yang selalu basah dengan hujan ini, ah a lot of things happen in my life. Emmm... banyak momen-momen (menjelang) penting. Akhir tahun. Tengah bulan. Dan pastinya ini juga akhir semester kan, taulah kalian semua, gimana suara hati ini kalo uda akhir semester dengan banyaknya tugas akhir yang berhasil bikin galau dan selalu berhasil mengusir selera makan kalo' uda berhadapan dengan tugas. Ullala... (kata syahrini), Ctar!! Membahana... --"

Oke, lupakan soal tugas, lupakan soal galau membahana, lupakan semua dan sekarang fokus.... Fokuuussss.. Fokus blogging maksudnya.

Jadi gini teman-teman yang sangat berbahagia di bulan Desember ini, berhubung bulan Januari itu merupakan hal yang sangat membahagiakan buat kakak gue, jadi gue bakal cerita tentang gue and kakak gue yang kadang-kadang kita itu kayak tom and jerry tapi kadang deket kita itu ngalahin sodara kembar. Hohoho... Yuuukkk cap cus..

Sebagai pembukaan,
Januari taun depan, Januari setelah bulan Desember ini tepatnya tanggal 9 Januari, kakak gue bakal MENIKAH. Oh my God, I even don't realize that my sister is in that age for marrying. Argh... yang pasti batin gue bergejolak yaaa. Pasalnya, ini tu dadakan banget buat gue. Mungkin bukan sesuatu yang mendadak buat kakak gue, soalnya kan dia yang pengen nikah jadinya dia iya-iya aja. Gue?? Guenyaaaaa?? Antara ia dan enggak.

Tuh kan keterusan curcol.

Sekarang gue mau cerita. Cerita apa?? Tentang gue sama kakak gue lah... Masa iya gue mau cerita tentang Gue sama R.A Kartini, kan nggak ada hubungannya juga yaa...

Emmm... Kita (gue sama kakak gue maksudnya) punya kemiripan kalo diliat dari fisik. Tinggi kita berdua sama, wajah kita berdua uda kayak anak kembar aja, bedanya gue punya tai lalat di bawah mata gue, akka gue nggak punya. Kita berdua sama-sama punya tai lalat di jari tangan. Sama-sama pake- kacamata. Sama-sama penggemar rambut pendek daripada rambut panjang.

Kakak gue cantik. Suka dandan dan pastinya pinter dandan. Kalo lagi browsing suka banget buka vivanews.  Peduli masalah kecantikan dan tau masalah kecantikan dengan baik. Penampilannya selalu diperhatiin, sepatu baju, tas. Demen banget sama yang namanya sepatu.

Kalo gue, gue emang cewek yang suka dandan kalo lagi ada acara penting, kondangan misalnya. Kalo browsing sukanya buka twitter sama facebook. Nggak peduli masalah kecantikan. Cenderung bergaya "nabrak" kalo pake kostum. Entah itu kostum Sun Go Kong atau apapun *lhoh. Demen banget sama skeakers.

Walaupun kita berdua emang punya selera yang sedikit beda, tapi wajah kita bener-bener mirip banget deh. kalo gue pake' baju kakak gue pasti semua orang bakal manggil gue dengan nama kakak gue. Aduhai..

Jadi suatu ketika, gue sama kakak gue pernah makan mie ayam di tempat favorite kakak gue. Setelah itu mie abis dan kakak gue mau bayar, si penjual mienya senyum-senyum nggak jelas gitu. Gue khawatir dong, kan berabe juga yaa kalo ini penjual punya kelainan apaaaaaa gitu. Dan setelah beberapa detik, itu penjual nyeletuk, "Mbaknya ini kembar yaaaa...". *glodak. Yang bener aja kembar. Iya kita emang kembar, kembar dengan jeda waktu 5 tahun. Ya ampuuuuuunnn, sebegitu miripkah gue sama kakak gue?? Dan peristiwa itu bukan terjadi satu atau dua kali, tapi SERING. yak SERING. Tapi gue seneng-seneng aja siy kalo emang gue mirip, kan kakak gue cantik. Hehehe... numpang tenar lah.

Dulu, gue sama kakak gue tu bener-bener kayak tom and jerry. Kira-kira fase ini kita berdua lalui sejak gue masih SD sampe' SMP. Tiap hari ketemu kerjaannya mesti bertengkaaaaaarrrr mulu. Nggak pernah nggak. Bahkan kalo satu hari dilaluin tanpa pertengkaran itu rasanya kaya' rumah tanpa penghuni. Babe sama mom bakal heran kalo kita berdua seharian diem-diem aja. Hehehe... Gue akuin, gue dulu emang bener-bener jail nggak karuan, sukanya ngegodain kakak gue. Yaa maklumlah anak kecil, sama siapa lagi meinnya kalo bukan sama kakak sendiri. Yaa, kejadiannya sama kayak gue sama adik gue sekarang. Kejar-kejaran, teriak-teriakan, kalo gue kalah ujung-ujungnya pasti gue yang nangis. Heehhee...

Sekarang sejak kapan tepatnya gue lupa, ya sekitar gue SMA lah. Gue jadi akur banget gituuuu. Apalagi waktu gue rehat setaun di rumah buat persiapan SNMPTN. Sumpe deh, berbeda 180 derajat kayak gue sama kakak gue waktu jaman gue SD. Akur banget deh pokoknya. Kemana-mana berdua, sukanya bercanda berdua. Ngrumpi di kamar kakak gue. Belanja pun gue mesti diajak dan beruntungnya gue punya kakak kaya' kakak gue adalah gue selalu dibeliin makanan kalo dia selese gajian. Muahahahah... secara ya gue kan termasuk spesies pemakan segala (terlepas dari rutinitas diet amburadul). Suatu keberuntungan deh pokoknya.

Kakak gue pinter banget milih baju sama sepatu, jadi kalo gue mau beli baju gue harus ngajakin kakak gue, walaupun kalo ngajakin kakak gue berarti harus berada sedikit lebih lama di toko baju maupun pasar, gue jabanin deh, terbukti pilihan kakak gue emang cakep. Jadi gue manut-manut aja kalo dipilihin apa sama kakak gue. Hehehe...

Sabtu kemaren (16 Des 2012), gue rencana mau beli sepatu buat acara kampus. Sepatunya sepatu kerja tapi yang nggak terlalu formal. Uda nyampek siy di toko sepatunya, uda muter-muter malah dan gue sempat terpaku lama di depan rak sepatu sneakers. Ketemu juga siy, sepatu yang menurut gue cocok, pas dan pokoknya gitu lah. Gue pegang-pegang, gue coba-coba, pegang-pegang lagi, liat-liat lagi. Akhirnya taruh lagi dan gue dengan entengnya berjalan keluar. Nhah lhoh? Gag jadi beli? Jadi laaaahh, tapi nggak waktu itu.
Walhasil, besoknya lagi gue balik ke toko itu bareng kakak gue, dan ternyata kakak gue milih sepatu yang dari kemaren uda gue pegang-pegang itu. Hmmm... we have connection sist.

Pernah lagi, suatu hari (sinetron banget nih), gue lagi tiduran di kamar kos gue. Lagi nggak ada kerjaan dan gue ngebatin, kakak gue lagi ngapain yaaa... Baru aja ngambil HP mau ngirim sms ke kakak, setelah ternyata beberapa detik HP gue itu di tangan gue, kakak gue sms, gue buka' isinya sama kayak yang mau gue smsin ke kakak gue, "Dek, lagi ngapain?". Jdeeerrrr... ya ampun, gue kaget bin kaget banget lah. Mungkin bagi lo-lo pada biasa ya peristiwa kayak gini, mungkin juga kalian mikir ini cuma kebetulan. Tapi bagi gue walaupun ini suatu kebetulan pun gue tetep ngerasa kalo ikatan batik (*cieeeeh) gue sama kakak gue tu teryata sambung juga. hehehe...

Dan sekarang, gue tau kalo kakak gue bakal nikah bulan depan, rasanya nano-nano...
Buat kakak gue, Mb' beneran deh I love you more than your fiance do. Kekekeke :P

Jadi segini dulu yaaa, ntar kalo gue ada waktu lagi pasti gue sambungin lagi deeeeehhh... :D

Selasa, 27 November 2012

Its name is Dong Ja (동자)

Hola semua-semuaaaaa....
Sekarang gue hadir dengan otak yang sedikit ngeblank, kok ngeblank?? Biasalah akhir bulan jadi otak rada-rada ngeblank sama hang. Hehehe...

Jadi sekarang gue pengennya ngenalin kalian sama kucing betina peliharaan gue. Ini kucing bukan kucing yang kalo lo liat trus harus bilang 'WOW' sambil salto gitu, cuma kucing kampung bukan kucing selebritis semacam persia ataupun russian blue (Aaaarrrrghh, ngebet Russian Blue T.T). Kucing betina ini cuma kucing kampung biasa yang awalnya selalu dateng ku rumah gue dengan suatu motif. Apalagi kalo bukan cari makan. Hehehe... 

Awalnya ngeliat ini kucing biasa aja, soalnya emang bentuknya biasa aja *lhoh. Uda betina, sukanya kalo malem berisik 'bisnis' sama pacar sesama kucingnya, lama-lama rada bete juga. Tapi lama-kelamaan ini kucing selalu ngintilin gue, bro. Iya ngintilin gue, tentunya kalo pas gue lagi bawa ikan atau makanan yang berbau daging-daging gitu. Awalnya ogah-ogahan, tapi karena pas itu gue lagi boring dan gag ada kerjaan gue mainin aja deh itu kucing, hahaha... Gue kasih makan, abis itu gue tarik lagi. kasih lagi tarik lagi. Kasih lagi, tarik lagi dan begitulah seterusnya sampe' 5 menit kemudian itu kucing ngambek dan ngeloyor pergi. Dalam hati gue cuma bisa ngebatin "Yeeee, ini kucing coba dia sabar 1menit lagi kan pasti gue kasih," Heehee...

Setelah lewat berhari-hari gue ngabisin waktu sama kucing satu itu, gue mulai 'klik' ama ini kucing. Lama-lama ini kucing enak juga kalo diajak curhat. Yaaa, enak aja diajak curhat soalnya kalo gue cerita itu kucing cuma bisa meong-meong doang, hehehe... dan makin hari gue makin keliatan kayak orang sableng gara-gara sering ngomong sama kucing. Setelah gue sama ini kucing lumayan akrab, gue kasih nama deh itu kucing. Namanya Dong Ja, artinya gue pun gag tau, cuma nama itu gue dapet waktu gue lagi liat drama korea "My Girl Friend is Gumiho", kan anjing piaraannya si Cha Dae Woong namanya Dong Ja, jadi dari situlah gue terinspirasi.

Bagi yang ingin liat pose manis kucing gue, ini nih :

Ini Dong Ja, dia lagi bersantai-santai menikmati tidur siang. :D

Cakep eh cantik kaaaan kucing gue, walaupun kalo suruh mandi dia ogah-ogahan. Hehehe...
Sekarang Dong Ja uda punya tiga anak kucing, dan sekarang anak kucingnya disembunyiin di gudang bawah tangga rumah gue. Dong Ja pinter yaaa, padahal sebelumnya itu anak kucing mau diadopsi sama tetangga. Dong Ja tetep gag mau kehilangan anak-anaknya. Jadi, buat Dong Ja "FIGHTING". Xoxoxoxo...



Minggu, 25 November 2012

Ekonomi Makro dan Ekonomi Mikro



Jadi ceritanya (dulunya) si aya ini lagi seneng bikin tugas, gag ada tugas pun di ada-adain tugas, walaupun sebenernya sekarang uda enek minta ampun sama tugas... Berhubung sekarang lagi nggak ada kerjaan jadinya posting ini deeeeehhhh.. Jeeeeeng Jeeeeng Jeeeeng.... ^^ 

A.    Ekonomi Makro
1.      Pengertian
Ekonomi makro adalah ilmu ekonomi yang mempelajari dan menganalisa keadaan keseluruhan dari kegiatan perekonomian. Ekonomi makro tidak membahas tentang kegiatan yang dilakukan oleh seorang produsen, konsumen atau pemilik faktor produksi, tetapi pada keseluruhan tindakan para konsumen, para pengusaha, pemerintah, lembaga-lembaga keuangan, dan negara lain serta bagaimana pengaruh tindakan-tindakan tersebut terhadap perekonomian secara keseluruhan.
2.      Ruang Lingkup
Adapun ruang lingkup kajian yang termasukn dalam ekoomi makro adalah sebagai berikut:
-          Pendapatan Nasional
Jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh seluruh masyarakat di suatu negara selama satu tahun.
-          Kesempatan Kerja dan Pengangguran
Menganalisis kondisi ketenagakerjaan yang bertujuan untuk meningkatkan kesempatan kerja dan mengurangi angka pengangguran.
-          Jumlah Uang yang Beredar
Nilai keseluruhan uang yang beredar di masyarakat.
-          Inflasi
Suatu keadaan dimana tingkat harga cenderung naik dalam waktu yang lama.
-          Stabilitas Harga
Mencegah lonjakan harga yang terlalu tajam atau cepat yang dapat mengakibatkan inefesiensi dalam perekonomian.
-          Perdagangan Internasional
Perdagangan antar negara berupa kegiatan ekspor dan impor yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan petumbuhan ekonomi nasional.
Sebagai contoh masalah-masalah yang termasuk dalam ekonomi makro adalah :
-          Sejauh mana berbagai sumber daya telah dimanfaatkan di dalam kegiatan ekonomi. Apabila seluruh sumber daya telah dimanfaatkan keadaan ini disebut full employment. Sebaliknya bila masih ada sumber daya yang belum dimanfaatkan berarti perekonomian dalam keadaan under employment atau terdapat pengangguran.
-          Sejauh mana perekonomian dalam keadaan stabil khususnya stabilitas di bidang moneter. Apabila nilai uang cenderung menurun dalam jangka panjang berarti terjadi inflasi. Sebaliknya terjadi deflasi.
-          Sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan dan pertumbuhan tersebut disertai dengan distribusi pendapatan yang membaik antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan dalam distribusi pendapatan terdapat trade off maksudnya bila yang satu membaik yang lainnya cenderung memburuk.
B.     Ekonomi Mikro
1.      Pengertian
Ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup kecil misalnya perusahaan dan rumah tangga. Ekonomi mikro juga mempelajari bagaimana berbagai keputusan dan perilaku tersebut mempengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa, yang akan menentukan harga dan bagaimana harga pada gilirannya akan menetukan penwaran dan permintaan barang maupun jasa selanjutnya.
2.      Ruang Lingkup
Adapun ruang lingkup yang termasuk dalam kajian ekonomi mikro adalah:
-          Teori Harga
Membahas proses pembentukan harga oleh interaksi antara penawaran dan permintaan akan suatu barang danjasa disuatu pasar, faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan permintaan dan penawaran, hubungan antara harga permintaan dan penawaran, bentuk-bentuk pasar dan sebagainya.
-          Teori Produksi
Menganalisa masalah biaya produksi, tingkat produksi yang paling menguntungkan produsen, serta kombinasi faktor-faktor produksi yang harus dipilih oleh produsen agar tujuan untuk mencapai laba maksimum dapat tercapai.
-          Teori Distribusi
Membahas faktor-faktor yang menentukan tingkat upah tenaga kerja, tingkat bunga yang harus dibayar karena penggunaan modal, dan tingkat keuntungan yang diperoleh para pengusaha.

C.    Perbedaan Ekonomi Makro dan Ekonomi Mikro
Dilihat dari
Ekonomi Mikro
Ekonomi Makro
Harga
Harga ialah nilai dari suatu komoditas (barang tertentu saja)
Harga adalah nilai dari komoditas secara agregat (keseluruhan)
Unit analisis
Pembahasan tentang kegiatan ekonomi secara individual. Contohnya permintaan dan dan penawaran, perilaku konsumen, perilaku produsen, pasar, penerimaan, biaya dan laba atau rugi perusahaan
Pembahasan tentang kegiatan ekonomisecara keseluruhan. Contohnya pendapatan nasional, pertumbu8han ekonomi, inflasi, pengangguran, investasi dan kebijakan ekonomi.

Tujuan analisis
Lebih memfokuskan pada analisis tentang cara mengalokasikan sumber daya agar dapat dicapai kombinasi yang tepat.
Lebih memfokuskan pada analisis tentang pengaruh kegiatan ekonomi terhadap perekonomian secara keseluruhan


Jumat, 12 Oktober 2012

Saya Memang dari IPA :D

Jumuah Mubarok semua-semuaaaaa...
Di Solo lagi mendung, sedetik mendung sedetik panas... Huah, enakan minum jus jeruk dong yaaaahhh... tapi sayang gue lagi gag berselera karena mood gue yang terjun ke jurang. Bukan dikarenakan oleh apa-apa, cuma maklumlah yaa masih ababil kadang-kadang, hehhehe...

Sebenernya hari ini jatah gue pulang ke Madiun, tapi berhubung gue lagi males pulang yang gue gag tau kenapa gue tiba-tiba juga jadi males pulang. Walhasil disinilah gue sekarang, terdampar di warnet, blogging. Apa lagi coba yang nyenengin buat gue selain blogging?? Es krim?? itu jaman jadul.

Paling-paling sebagai ganti gue gag pulang, gue bakal nginep. Nginep di rumah nenek lah, cari makanan gratis, hemaatt yaaa... Hehehe. Dan sebagai pelampiasan karena gue gag pulang, besok gue pengen lari-lari muterin UNS. Ngilangin stress booo... Bukan stress karena cinta atau sesuatu yang alay, tapi lebih dikarenakan matkul matematika ekonomi yag uda berhasil bikin gue cengo sepanjang jam pelajaran.

Gue dari IPA. Tapi, gue kuliah di prodi Pendidikan Ekonomi. Nyambung?? Blasss kagag. Dari IPA yang tiap hari digembleng sama matematika ipa, biologi, fisika and kimia, tiba-tiba terdampar disebuah pulau bernama pendidikan ekonomi. Iyaa, gue tau ini pilihan gue, karena gue emang suka di bidang ini, tapi ternyata gag semudah yang gue bayangin teman-temaaaaaannn. *nangis bombay

Atau mungkin ini semua mudah cuma gue aja yang mempersulit, gue gag tau. Intinya gue gag ngerti sama mata kuliah matematika ekonomi yang notabene gampang tapi kurvanya bikin mata gue berkunang-kunang mau pingsan. Dosennya itu kalo nerangin bak shinkansen didorong sama pesawat jet. Cepeeeeeetttt banget. Dan gue cuma bisa "CENGO". Batin gue, ini dosen ngomong apaan sih??

Jalan pintasnya adalah gue minta ajarin temen gue, yang ternyata temen gue sama-sama gag ngertinya. Bagoooosshhh... lengkaplah sudah semuanya teman-teman. Yaaa... sudahlah mau diapain lagi. Tetep usaha aja, di paham-pahamin. Gue cuma bisa ngomong, "Dosennya gag tau kalo saya dari IPA, jadi neranginnya kaya' shinkansen yang remnya blong. Aya, bersabarlah."

Mungkin ini yang dimaksud ayah gue, kalo gue harus taruh komitmen di setiap pilihan yang gue buat. Dad, you always know what your daughter thinks about. Komitmen buat terus maju sesulit apapun jalan yang gue lewatin, sesakit apapun proses yang bakal gue jalanin, Aya, lo kudu pegang ntuh komitmen, lo sendiri yang pilih lo juga yang harus nentuin lo mau jadi apa.

I have no idea, sodara-sodara sekalian. Pasalnya, dari 31 anak, cuma gue yang dari IPA, yang lain dari IPS atau gag mesti dari SMK. Gue pernah diketawain gara-gara gue masuk Pendidikan Ekonomi. Ada yang bilang, "Ay, lo dari akselerasi jurusan IPA, trus kenapa lo pilih Ekonomi??". Yah, dan gue cuma bisa jawab, "gue suka di sini". Boleh dibilang gue yang paling kurang pengetahuan tentang Ekonomi. Entah itu bisnis, manajemen, matematika ekonomi yang asli kurva-kurvanya bikin gue ngantuk gila. Tapi seperti temen SMA gue yang pernah bilang ke gue kalo gue harus nemuin passion gue sendiri, gag peduli seberapa gue beda dari yang lain, kalo lo punya tekad lo punya mau, maju gih sono. Gag peduli seberapa gue beda, apapun yang gue lakuin harus bisa bikin ortu gue bangga. Temen gue cuma pesen itu.

Pesen itu bener-bener nancep dihati, maaaannn. Pasalnya, yang sekarang gue nulis ini mata gue uda berkaca-kaca, gue tetep yakin, kalo mereka aja bisa kenapa lo gag bisa, Ay.

Untuk semua orang yang naruh harapannya ke gue,
I'LL DO MY BEST, I'LL MAKE YOU PROUD...
Gag boleh galau cuma gara-gara kurva yang bentuknya gitu-gitu aja, kan??

^^

Kamis, 11 Oktober 2012

Krik... Krik... Krik...

Holaaaa... everybodyyy!! and again, here i am... sinking in writing with the uncomfortable keyboard i ever met. Sumpah, ini keyboard gag jelasnya minta ampun deh --". Oke, jadi gini pemirsa, gue lama gag ngepost bukan karena gue lagi labil atau apapun itu, tapi gue nungguin modem yang uda 'dead' gag ke isi pulsa. Betapa bodohnya, teman-teman.

Hampir dua minggu tanpa modem, dan itu bikin porsi tidur gue nambah. Biasanya abis belajar ngenet dulu, browsing, sekarang... abis belajar molor. Sudah bagaikan kelelawar saja. Bayangin, kemaren gue tidur jam 7.30 p.m padahal itu waktu rame-ramenya kos lhooo... dan tiba-tiba kebangun tanpa sebab jam 1.30 a.m. Kesimpulannya, di saat yang lain pada bangun dan ngecipris gag jelas, gue tidur. Dan di saat yang lain lagi tidur nyenyak, gue bangun. Apalagi coba namanya kalo bukan kelelawar?? *abaikan.

Gue sadar, kalo masalah tidur gue emang paling aneh. Asalkan ngantuk, dimana pun itu gue bisa tidur. Yang bikin horror itu gue suka kebangun tanpa sebab pas pagi buta, sekitar jam 1 sampe' jam 3, dan begitu gue kebangun bakalan sulit buat tidur lagi. Parahnya lagi, kalo malem semua lampu pasti di matiin kan, gue gag bakalan berani ke kamar mandi kalo semua lampu gag gue idupin dulu. Jadi, sebelum ke kamar mandi, gue muterin ruangan cuma buat nyalain lampu. Benar-benar boros listrik. Satu lagi, gue kalo tidur bener-bener kaya' orang mati. Sussssaaaaaahhhh banget dibangunin.

Tugas kuliah akhir-akhir ini gag terlalu membabi buta siy, tapi tetep aja gue harus jalan kaki ke kampus, hubungannya?? abaikan saja teman-teman.

Berhubungan dengan kuliah, kemaren gue abis makrab. Gue gag tau tepatnya makrab itu singkatan dari apa, tapi berdasarkan analisis liar dokter Cahyao Hatio, makrab itu singkatan dari mahasiswa akrab. Jadi ya semacam ospek gitu lhah. Dan ospek kali ini bener-bener GARING. Krik... krik... krik... Gue gag ngerti bagian mana yang salah, entah peserta ospeknya atau panitianya.

Pasalnya, saudara-saudara sebangsa dan setan ah air. Waktu itu ada out bond, ya tau lah, wall climbing, flying fox beserta saudara-saudaranya yang lain. Gue ngebet banget pengen wall climbing, dan taukah kalian gue ngantri 1jam sampe' ngantuk-ngantuk. Hasilnya?? Gue gag jdi wall climbing karena waktunya abis. Hahaha... gag lucu --". Gue uda lengkap dengan segala atribut perang wall climbing, tapi ujung-ujungnya si bapak-bapak tentara bilang, "Ya, bagi mahasiswa putri waktu untuk wall climbing dan flying fox sudah habis, sekarang waktunya mahasiswa putra mengambil posisi dibawah menara." Bapak tentara itu bilang pas banget sama posisi gue yang lagi jadi pengaman buat temen yang lagi naik. Jadi posisi gue gag enak banget, uda capek-capek narik (dapet setengah jalan) yang lagi manjat, dan gue juga uda kepayahan karena yang ditarik ternyata berat banget walaupun uda dibantu sama katrol, tiba-tiba ada pengumuman kalo waktunya abis. Beeeehhh, ini tanduk uda nongol nih.

Ibarat mau maju perang nih yaaa, gue uda tenteng senjata yang berat banget, uda mau lempar granat buat ngancurin musuh, tapi dengan tenangnya si musuh balik kanan nyerah. Rasanya sesuatu banget temen-temen. Beneran deh, jarang-jarang lho gue berani mainan yang begituan, eh buruan keberanian gue uda ngumpul, buyar gitu aja. Kesel?? bukan manusia kalo gag kesel. Itulah kenapa gue nganggep makrab kali ini garingnya gag ketulungan.

Buat lo-lo pada yang taun depan juga bakal ngrasain makrab, saran gue adalah bawa games sebanyak mungkin dari rumah. PSP, tablet atau apapun itu bawa aja. Bikos, kerjaan lo disana cuma diburu-buru and liat-liat doang. Pas kan. Pas banget deh. --" Gag bakal mau deh gue ikut-ikut acara begituan lagi, udaaaaa makasih banget deh. Pulang-pulang oleh-olehnya cuma setumpuk cucian + capek. Benar-benar sesuatuuuu...


Jumat, 28 September 2012

Mati Lampu = GELAP

Sekarang masi jam 5.14 a.m, udah terhitung Jum'at pagi...
Daaan di pagi yang udaranya seger abis ini, tersimpan sebuah tragedi indah...

Yiip, tadi pagi, pagi-pagi buta sekali, jam 2.30 a.m tiba-tiba aja lampunya mati sodara-sodara. Bayangkan, lagi enak-enaknya tidur trus tiba-tiba lampu mati. Mungkin bagi sebagian besar orang mereka gag akan sadar kalo lampu mati, terbukti banget sama temen-temen satu kost gue ang gue ceritain dan mereka cuma nanggepin dengan kata "Eh, lo ngigau kali ya', gue tidur pules banget ntuh gag keganggu apa-apa", yaudah gue jawab aja "Iya, lo tidur kayak kebo, jadi gag kerasa deh kalo mati lampu.

Lanjut ke topik pemirsa...
Jadi setelah lampu mati, gue langsung bangun. Entah kenapa gue selalu kayak gitu kalo lampu mati. kan, bawaan gue takut gelap kalo lagi sendirian, dude. Jadi deh, gue raba-raba dimana HP gue, ketemu HP langsung gue nyalain buat penerangan walopun efeknya penerangannya jadi makin serem pemirsa... Karen gue rasa penerangan HP yang kurang terang, gue nya;ain dah laptop gue. Walhasil... SAMA AJA!! --"

Karena gue terlalu takut dengan keadaan yang semua gelap, mau keluar kamar juga takut karena di ruang tamu bener-bener gag ada cahaya setitik pun, gue putusin SMS kakak kost. Pertama gue SMS ketua kost, gag di bales. Gue telfon, panggilan dialihkan. Kedua, gue telfon kakak kost yang lainnya, kembali lagi panggilan dialihkan. Ajegileeee... uda parno aja gue ii gimana kalo gag ada temen buat nyalain lampu coba. Yang terakhir kali, dengan harapan yang amat sangat tinggi, gue telfon mb' Arini. Mb' Arini kau baaaaaiiiiikkk sekali... Dia yang nemenin gue nyalain lampu teman-teman. Kalian tau, betapa leganya gue ketika akhirnya ada temen buat nyalain saklar listrik.

And you know, ketika mb' Arini nyamperin gue,gue langsung keluar lengkap dengan ekspresi anak kecil yang ketakutan sambil peluk guling. Ya... PELUK GULING teman-teman, PELUK GULING. Astaghfirulloh. Dan gue baru sadar kalo dari awal sampe' akhir gue selalu peluk guling setelah mb' Arini bilang "Aya', kamu kenapa peluk guling terus??" Dan gue hanya bisa cengo. Ya ampun, bayangin gue tadi nyalain saklar listrik di depan kos juga peluk guling, tanpa pake' sandal, nyeker aja ala pitik. Untung kawasan kost gue sepi. Gag ada orang yang keluar pagi-pagi buta. Hehehe...

Jadilah, pagi ini sebagai pagi yang paling huru-hara sedunia. Pagi-pagi buta, mati lampu, Sepurna sekali teman-temaaaannn... ^^

Senin, 24 September 2012

Untuk Seorang Sahabat di Negeri yang Jauh

Monday, September 24, 2012

Aku tidak tau bagaimana aku harus memulai. Sudah lama sekali entah sejak kapan kita saling kehilangan komunikasi dikarenakan banyak tugas masing-masing yang harus dikerjaakan. Namun, percayalah sebenarnya aku sangat merindukanmu. Waktu-waktu yang kita lalui bersama, itu bukan hanya waktu yang berlalu tanpa kenangan, tapi waktu-waktu itu benar-benar penuh dengan kenangan. Maafkan aku, karena aku terlalu egois tidak memberimu kabar, karena aku tidak menyempatkan satu menit dari waktuku untuk berkirim pesan denganmu. Maafkan aku, sungguh bukan maksudku untuk seperti itu.

Aku membuat postingan ini sangat mendadak, karena aku baru tau kau berangkat malam ini. Maafkan aku, lagi-lagi maafkan aku. Dan terima kasih banyak karena telah menelponku.

Kau akan naik pesawat malam ini kan? Inikah yang pertama kalinya kau naik pesawat?? Ah, pasti iya kan... Bisakah kau ceritakan padaku bagaimana rasanya naik pesawat kalau kau pulang nanti? Ah, menulis seperti ini benar-benar membuatku ingin menangis karena merindukanmu.

Emmm... apa kau ingat boneka monyet yang ku berikan padamu waktu itu?? masihkan kau menyimpannya?? Bisakah kau membawanya saat kau berangkat nanti?? Jika kau punya masalah yang berat, bermainlah dengannya, anggap saja itu aku, ku harap sedikit banyak bisa mengurangi bebanmu.

Aku tau, kau sangat senang berangkat ke negeri sana. Cita-citamu, tujuanmu, semuanya tercapai, namun aku ingin kau mengingat sesuatu, bahwa sebuah akhir adalah kamuflase sebuah awal yang baru. Aku tau kau benar-benar akan merindukan orang tuamu, teman-temanmu di Indonesia. Tapi percayalah, walaupun jarak memisahkan namun bukankah hatimu dan mereka sangat dekat??

Tidak banyak yang bisa ku tulis, maafkan aku karena aku terburu-buru. Lagi-lagi maafkan aku. Kapan-kapan aku akan menulis surat yang lebih panjang untukmu. ^^.

Untuk sahabatku, Nafi'atush Sholihah, hati-hati dalam perjalananmu. Jangan menangis sendiri. Makanlah tepat waktu. Walaupun tempat kita memang berbeda, mari kita berjuang bersama. Demi kebaikan ummat. Untuk bangsa yang semakin mengerikan ini. Ayo kita berjalan berdampingan...

Dari seseorang yang sangat merindukanmu. Maafkan aku...
Cahya Hati Ramadhani.

Minggu, 23 September 2012

Bolos Itu Enak

Minggu pagi yang cerah.
Justru disaat pagi yang cerah ini, kegalauan gue benar-benar memuncak sodara-sodara. Bukan karena tugas yang menumpuk tapi lebih dikarenakan gue pengen banget pulang. Bener siy jarak Madiun - Solo cuma 3 jam doang, tapi apa daya acara kampus buat maba bener-bener bikin gue nangis bombay ala film India semalem.

Gue jadi mikir, kapan gue selese jadi maba? Padahal ini uda lebih dari sebulan gue jadi mahasiswa, mata kuliah pun uda ada yang UK. Tapi acara maba bener-bener bikin gue gag bisa berkata-kata. Dua minggu gue laluin tanpa libur. Mungkin kedengarannya cengeng banget yaa, baru dua minggu aja gini banget. Tapi beneran deh, entah lo mau bilang gue cengeng atau apapun gue bakalan tetep kangen rumah. T.T

Minggu ini seharusnya ada acara lagi, tapi karena gue uda  keburu bosen sama acara yang begitu-begitu aja, gue putuskan kalo gue bakalan bolos hari ini. Yuhuuuuuu... Yay... Yesss... Hahaha... Uda kenyang banget deh kalo sama acara yang begituan.

Dan agenda gue minggu pagi ini adalah NGERJAIN TUGAS. Tapi sebelum gue ngerjain tugas, ngenet dulu deh, blogging dulu, liat-liat berita dulu. Kan gag lucu kalo mahasiswa gag tau berita apa yang lalgi hot. Dan kebetulan sekali teman-teman, di kost gue gag ada TV. Gimana coba? Apa gue harus liat bola di radio? Gue jadi bertanya-tanya kenapa dulu gue milih ini kost. Ckckckck...

Oke, kita balik lagi ke topik. Stelah ngerjan tugas, gue pengen TIDUR. Hahaha.. in siy kerjaan orang males ya kalo dikit-dikit tidur. Selain tidur gue pengen maen ke rumah nenek gue yang lumayan deket dari sini. Kan lumayan dapet makan gratis, hahaha... Gag papa deh gag dikasi uang saku, yang penting gue kenyang. Hahaha...

Masi jam 6.48, temen gue uda sms. Nyuruh gue buruan ke kampus, dengan santainya gue bales "Gue libur hari ini sist..." hahaha,,, dan berhasil bikin dia cengo. Maba tapi pede bener gag ikut acara kampus, hehhehe... Bodo amat lah. Yang penting gue bisa istirahat hari ini, hehe...

jadi, sekian dulu postingan gue. kalo kalian yang baca pada bingung sebenernya apa yang mau gue sampein, intinya hari in gue "bolos acara kampus". Bye bye semua semua... Rindukan akuuuu... anyyeooooong... ^^

Sabtu, 22 September 2012

Ketika Anak Kost GALAU

Selain remaja ababil yang bisa galau, ternyata anak kost lebih sering galau daripada yang lainnya. Kalo para remaja labil suka galau masalah kecil-kecil yang gag penting, masalah cowok-cowok yang ujung-ujungnya jadi rempong. Anak kost lebih sering meng-GALAU-kan sesuatu yang kecil tapi bener-bener bermakna.

Contoh :
1. Hari ini si A manyun. Waktu ditanyain temennya, "Eh, A lu kenapa?? Weekend gini ceria dong." Kemudian dengan wajah yang uda kucel bin lecek, si A jawab, "Gag papa bro, cuma, gue lagi kangen aja bro sama nyokap. Bawaannya pengen pulang terus."

2. Lagi pulang dari kampus, A dan B berjalan melewati warung masakan Padang. si A : "B, makan nasi Padang yuk, lumayan, sekali-kali B makan enak kayak beginian." dengan wajah yang di bijak-bijakin si B jawab, "Demi Alloh, nasi + ikan teri and sambel lebih nikmat daripada nasi padang bro."

Kalo contoh yang no. 2 ini gue banget dah, no. 1 juga gue banget.
Pasalnya, gue ini maba (mahasiswa baru, bagi yang belum ngerti maba itu apa), yang kebiasaan di rumah bangun tidur ketemu orang tua, mau tidur juga ketemu orang tua. Dan sekarang gue di hadapkan kepada kenyataan di mana setiap gue mau tidur yang gue liat cuma tumpukan tugas dan setiap bangun tidur yang gue liat cuma dereta agenda yang belum gue lakuin. Stress dah.... Tapi berhubung ini adalah konsekuensi dari pilihan gue jadi gue jalanin aja dengan senang hati, walaupun kadang teparnya berasa banget sampe ke tulang-tulang.

Setiap pagi harus naik tanjakan yang hampir 60 derajat kemiringan, belum lagi bolak-balik kampusnya. Tugas-tugasnya yang aduhai benar-benar asoy untuk dinikmati.

Di sinilah kegalauan gue berkisar teman-teman. Bukan galau karena gue gag punya pacar apalagi galau gara-gara genk sebelah niru-niru gaya Chibi. itu bukan gue banget. Galau gue adalah ketika duit di dompet cuma cukuo buat beli nasi kucing yang nasinya cuma 3 sendok dan ketika gue nelpon bokap nyokap, mereka bilang "We love you, nak"... T.T

Ceroboh = GUE

It's saturday night... Yuhuuuu. it had been long time i left my blog, hummm... and now, i am ready to write again. Yay ^^,

Jadi sekarang ini adalah sabtu malam, dimana para 'couples' berkeliaran ikut andil dalam kemacetan kota. Gue?? Gue di kos aja deeeeeh, selain gue adalah seorang jomblo gue juga lagi hemat duit. Maklum yaa, anak kos kalo lagi akhir bulan pasti itung-itungannya kagak karuan deh, sumpe... o.0

Daaaaannn.. kenapa postingan kali ini gue kasi judul "Ceroboh = GUE"? Ada yang tau?? Ada yang mau coba jawab?? nanti yang jawab dapet makan gratis di rumahnya sendiri-sendiri deh, hohohoho...

Begini kawan-kawan, sebangsa dan setan ah air, pasalnya waktu gue tadi pulang dari acara kampus gue uda heboh aja sama temen-temen kos. Pulang bareng-bareng. Lo tau kan, kalo cewek pulang bareng-bareng tu berasa jalan tu panjaaaaaaaang banget. Yang tadinya cuma setengah kilo jadi satu kilo. Yang tadinya cma 15 menit sekarang jadi 45 menit. Selain jalannya kayak siput yang lagi kena duri, kita juga jalan sambil cekikikan. Ngomong satu kata diselingi cekikikan. Uda kayak mak lampir aja gue.

Selain jalannya sambil cekikikan gag karuan, kita mampir-mampir euy. Mampir mini market dulu, beli kubutuhan cewek. Bukan gue yang beli, nhoh temen barengan gue. And you know, belanjanya laaamaaaa sekaleee. Gue baru sadar kalo ternyata cewek itu belanjanya bener-bener lama. Ampun deh...

Dan di sinila awal kecerobohan gue berlangsung sodara-sodara.
Karena kita anak kos yang males masuk dapur, jadi kita beli makanan yang langsung jadi aja. Abis dari minimarket gue pergi nho ke warung depan minimarket situ. Niatnya beli makan malem, ini perut uda kukuruyuk dari tadi tengah acara. Walhasil terwujudlah beli makan malem. Itu pun kita belinya juga sambil becanda-becanda gag karuan gitu deh. Mungkin kalo orang lain yang liat, kita uda macem orang gila aja. Hehehe....

Di saat gue lagi asoy milih lauk, HP yang sedari tadi gue pegang, gue taro di meja. Tujuannya biar gue gampang ngambil-ngambil lauknya. Disitulah kesadaran gue tentang keberadaan HP gue teralihkan dengan banyaknya lauk yang bener-bener bikin perut langsung bergejolak. Singkat cerita, setelah gue bayar makanan gue bareng temen-temen seperjalanan gue, gue langsung ngeloyor aja, pulang. Tanpa sadar kalo HP gue ketinggalan. Parah, perjalanan pulang masi dihiasi dengan ketawa-ketiwi temen-temen gue yang makin anarkis, hohho...

Sampe' di kos, makan bareng niy sama temen-temen. Selese makan, kenyangnya Alhamdulillah banget euy. Abis kenyang, gue mulai inget kalo tadi gue sms-an sama kakak gue di rumah. Seinget guem HP gue masukin tas, walhasil gue ubek-ubek dong ntu tas sampe' isinya kemana-mana. Uda dikeluarin semua, gue baru sadar kalo HP gue ketinggalan. Dan kesadaran gue itu baru muncul setelah satu jam kawan-kawan. Aduhai, selemot apa otak gue sampe inget aja gue lamanya Masyaalloh.

Disinilah kepanikan gue, gimana gag panik coba. Uda satu jam HP gue ktinggalan di warung yang notabene banyak pelanggannya. Ditambah kawasan kos gue rawan pencurian. Uda panas dingin niy tangan. Gimana kalo ilang coba? Kalo ilang trus gue dimarahin gimana?? Masi mending kalo cuma dimarahin, kalo pakek acara gag dikasi uang jajan, gimana coba.

Dengan tangan yang uda mulai gemeteran, gue pinjem motor kakak kos gue. Gue langsung tancap gas ke TKP. Sambil harap-harap cemas, moga ntu HP masi ditempatnya. Same' di warungnya, gue tanya ke ibu-ibunya tadi ada HP ketinggalan di sini gag. Dan alhamdulillahnya banget niy, untungny banget niy, si ibu baik banget mau nyimpen ntu HP yang ketinggalan, jadi kagak ilang. Huaaaaa... ibu-ibu yang jual sayur I Lupp Yu pull deh bu, baik hati banget yaa.. hehehe..

Mungkin ini HP bukan HP sekelas Apple atau Android. Tapi ini HP pemberian bokap gue dimana biasanya bokap gue paling anti ngebeli'in anaknya barang elektronik. Jadi ini berasa spesial anget gitu loooo...
Gue gag tau apa yang bakal gue rasain kalo HP itu jadi ilang. Mungkin sedikit seneng karena bakal di beli'in lagi, tapi bakalan lebih gede rasa bersalah gue ke bokap gue yang uda susah payah cari duit buat ngebeli'in gue ini itu. Aaaahhh... bersalah bange deh pokoknya kalo ngilangin sesuatu yang uda dibeli'in sama orang, apalagi orang itu spesial banget buat gue...

Jadi, intinya, gue kapok kalo bawa HP gue tenteng-tenteng. Kapok deeeehh...

Sabtu, 18 Februari 2012

[LYRICS] It's Alright, Yang Hwa Jin (OST City Hunter)

It's Alright - Yang Hwa Jin ( OST City Hunter ) HANGUL

It's alright
저 하늘이 외면해도
Jeo haneuli wemyeonhaedo
너만을 지킬께
Neomaneul jikilkke
It's alright

It's alright 
두 근대는 내 심장은
Du geundaeneun nae simjangeun
널 향해 Never stop
Neol hyanghae Never stop

It's alright
내 상처를 끌어안은
nae sangcheoreul keureoaneun
넌 내게 Ever love
Nan naeje Ever love

Oh It's alright
숨막힐 듯 비열한
Sumakhil deut biyeolhan
거리는 꼭 Crazy world
Georineunkkog Crazy world
슬픔만이 가득해
Seulpeumani gadeukhae
네 온사인 On and Off
Ne onsain On and Off
가슴속에 남은
Gasimsoke nameungeon
너에 대한 memory
Neoe daehan memory

워어어
woeoeo
All my love for you 
워 어어 워어어
wo eoeo wo eoeo
All my heart for you 
워어어 워어어
wo eoeo wo eoeo
All my life for you 
워어어 워어어
wo eoeo wo eoeo
I will never cry 
워워
wowo...

Jumat, 10 Februari 2012

[OST] 49 Days, Scarecrow


Scarecrow, Jung Il Woo 



손끝에 너를 느껴보려 해도 
Sunkkeute neoreul geukkyeoboryeo haedo
자꾸 잊는다 매번 잊는다 만질 수도 없단걸 
Jakku ijneunda maebeon ijneunda manjil sudo eobsdangeol

알고있는지 내 맘 속엔 방 하나 
Algoittneunji naemam sukenbang hana
니가 살아서 다른 누구도 안돼 
Niga saraseo dareun nugudo andwae

기억조차 잃어 온기마져 없어 이젠 
Gieokjocha ilheo ongimajyeo eobseo ijen

난 한발로 서 있는 허수아비 
Nan hanbalro seo ittneun heosuabi
너 없이 맘 저는 슬픈 허수아비 
Neo eobsi mam jeoneun seulppeun heosuabi 

거친 바람 속에서 자꾸 흔들려 내 몸이 흩어진데도 
Geochin baram sukyeoseo jeokku heundeulryeo nae momi heuteojindedo
언젠가 니가 온다면 내 두팔 벌려 너를 안고 싶어 I'll wait for U 
Eonjenga niga oldamyeon nae duppal beolryeo neoreul ango sippeo I’ll wait for U

너의 목소리 흘려 버리려 해도 
Neoui moksori heulryeo beoreoryeo haedo
귀에 맴돌아 자꾸 맴돌아 또 생각나 
Gwie maemdeula jakku mamdeula do saenggakna

니가 있던 시간 흐르지 못하게 그 앞을 막아도 
Niga ittdeon sigan heureuji mothage geu appeul magado

난 한발로 서 있는 허수아비
Nan hanbalro seo itneun heosuabi
너 없이 마음 저는 슬픈 허수아비 
Neo eobsi maeum jeoneun seulppeun heosuabi
거친 바람 속에서 자꾸 흔들려 내 몸이 흩어진데도 
Geochin baram sugeseo jakku heundeulryeo naemomi heuteojindedo 


언젠가 니가 온다면 내 두팔 벌려 너를 안고 싶어 I'll wait for U 
Eonjeonga niga ondamyeom nae doppal beolryeo neoreul ango sippeo I’ll wait for you
 
Don't wanna let you go (let U go) Don't wanna let you go (let U go)
못 박힌 듯 숨 멈춘 듯 여기에 
Motbakhi deutsom meomchun deut yeogie
그때 못한 말 이제 하는 말 다 늦었겠지만 
Geuttae mothan marije haneun mal da nateottgettjiman
널 사랑해 널 사랑해 My Love 
Neol saranghae neol saranghae My love

난 한곳만 늘 보는 해바라기 
Nan hangeutman neul boneun haebaragi
너 없는 난 갈곳 없는 재투성이 아이 
Neo eobsneun nan jalgeut eobsneun jaetuseongi ai
거친 바람 속에서 자꾸 흔들려 내 몸이 흩어진데도 
Geochin baram sogeseo jakku heundeulryeo nae momi heuteojindedo
언젠가 니가 온다면 내 두팔 벌려 너를 안고 싶어 
Eonjenga niga ondamyeon hae doppal beolryeo neoreul ango sippo
I'll still love U 

[OST] 49 Days, It's Nothing

아무일도 없었다
It's Nothing - Jung Yeop (Brown Eyed Soul) 

목살며시 눈물이 무심코 흘러와
Moksalmyeosi nunmuli musimgeuo heullowa
니가 씻겨 내릴까봐 수없이 훔쳐내
naegassigyeo naerilkkaboa suobsui heumchyeonae
지울 수 있는데 잊을 수 있는데
Jiul suineunde ijul suineunde
너없는날 아무리 생각해도 눈물이
Neobeoneunnal amuli saegakhaedo nunmuli

아무말도 없었던 니가 떠나간건 니가 아니길 제발
Amumaldo eobseodeon niga tteonagangeon niga anigil jebal

돌아와도 괜찮아 돌아와도 괜찮아
Dorawado gwaenchanha dorawado gwenchanha
잠시 너와 멀어졌던 꿈일거야
Jamsi neowa morojyeotdon kkumilgeoya
아무일도 없었다 아무일도 없었다
Amuildo eobseotda amuildo eobseotda
이밤이 지나 깨어나면 다시 너와
Ibami sina kkaeonamyeon dasi neowa

맘으로 되뇌여 입으로 되뇌여
Mameulo dwenweyeo ibaeulo dwenweyeo
너를 잃어 버릴까봐 수없이 되새겨
Neoreul irha beorilkkabwa sueobsi twesaegya
지울 수 있는데 잊을 수 있는데
Jiul su ineunde ijeul su ineunde
너 없는날 아무리 생각해도 두려워
Neo boeneunnal amureo saeganhaedo duryeouwa

아무말도 없었던 니가 떠나간건 니가 아니길 제발
amumaldo eobseottdeon niga tteonagangeon niga anigil jebal
돌아와도 괜찮아 돌아와도 괜찮아
Dorawado gwaenchanha dorawado gwaenchanha
잠시 너와 멀어졌던 꿈일거야
Jamsi neowa moreojyeotdeon kkumilgoya


아무일도 없었다 아무일도 없었다
Amuildo eobseotda amuildo eobseotda
이밤이 지나 깨어나면
Ibami jina kkeunamyeon

[OST] 49 Days, Can't Let You Go


[49 Days OST]
Can’t let you go (이즐만도 한데)
Seo Yeong Eun .

목이 메어서 말도 못하고
Moki meeoseo maldu muthago
한참 멍하니 하늘만 보고 난 울다가
Hancham meohani haneulman bogu nan uldaga
잊으려고 제발 잊자고 난 혼자서
Ijeuryeogu jebal ijjagu nan honjaseo
그만하자고 내게 또 말을 해
Geumanhajago naege do mareurhae

속이 상해서 속이 다 타서
Sogi sahaeseo sogi dataseo
사랑 따위는 내겐 없을 거라 말을 해
Sarang ttawineun naegeneobseul geora mareurhae
그만 잊자 제발 그만 잊자 다짐을 해도
Geuman ijja jebal geuman ijja dajimeul haedo
너의 모습이 더 나의 가슴에 돌아서
Neoui moseupi deo naui gaseume doraseo

별일 없잖아 나를 잊어도
Byeoril eobsjanha nareul ijeodo
며칠 있으면 좀 괜찮을 거야..
Myechil isseumyeon jom gwaenchanheul geoya

한참 울다가 웃다가 잠들고
Hancham uldaga utdaga jamdeulgo
전화기를 들고 다시 내리고 난
Jeonhwagireul deulgo dasi naereogonan
바보처럼 그저 바보처럼
Babocheoreeom geujeo babocheoreom
왜 며칠째 이러는데
Waemyeochiljjae ireoneunde

보고 싶어 미칠 것 같아
Bogosipeo michilgeotgata
그만 잊고 싶어 미칠 것 같아 나
Geumanitgo sipeo michil geotgata na
힘들어서 너무 힘들어서 눈물이 앞을 가려
Himdeureoseo neomu himdeureoseo nunmuli appelgaryeo
너의 모습이 아른거려 이젠
Neoui moseumi areungeoryeo ijen

벌써 며칠째 잠도 못자고
Beolsseo myeochiljje jamdo motjago
너의 생각을 지웠다 또 다시 하게 돼
Neoui sengganeul jiiutda do dasi hagedwae
괜찮겠지 조금 더 지나면 잊혀질 거야
Gwaenchanhgetji jogeum deo sidamyeon ijhyeojil geoya
마치 얼음처럼 나의 가슴이 녹아서
Machi eoreumcheoreom naui gaseumi neukaseo

별일 없잖아 나를 잊어도
Byeoril eobsjanha nareul ijeodo
며칠 있으면 좀 괜찮을 거야..
Myeochil isseumyeon jom gwaenchanheul geoya

한참 울다가 웃다가 잠들고
Hancham uldaga utdaga jamdeulgo
너의 이름을 나 혼자 불러보고
Neoui ireumeul na honja bulreobogo
바보처럼 그저 바보처럼
Babocheoreom geujeo babocheoreom
왜 며칠째 이러는데
Waemyeonchiljje ireoneunde

보고 싶어 미칠 것 같아
Bogo sippeo michil geotgata
그만 잊고 싶어 미칠 것 같아 나
Geumanitgo sippo michil geotgata na
힘들어서 너무 힘이 들어서 눈물이 앞을 가려
Himdeureoseo neomu himdeureoseo nunmuli appeulgaryeo
너의 모습이 아른거려
Neoui moseupi areungeoryeo

이젠 잊을 때도 된 것 같은데
Ijen ijeul ttaedo doen geotgateunde
그만 힘들어도 될 것 같은데 왜
Geuman himdeureodo doel geot gateundewae
바보처럼 그저 바보처럼 잊지도 못하고 왜
Babocheoreom geujeo babocheoreom ijjido mothago wae
돌아오란 말도 못하니 나는…
Doraoran maldo mothani naneun…

[New Drama] The Moon Embraces The Sun


Title : The Moon Embraces The Sun / 해를 품은 달
Writer : Jung Eun Gwol (Novel)
Episode : 20 episodes
Network : MBC
Cast :
Han Ga In as Heo Yeon Woo
- Kim Yu Jung as Heo Yeon Woo (Child)
Kim Soo Hyun as Lee Hwon
- Yeo Jin Ku as Lee Hwon (Child)
Jung Il Woo as Prince Yang Myung
- Lee Min Ho as Prince Yang Myung (child)
Kim Min Seo as Yoon Bo Kyung
- Kim So Yun as Yoon Bo Kyung (Child)
Song Jae Hee as Heo Yeom
- Siwan as Heo Yeom (child)
Song Jae Rim as Woon
- Lee Won Geun as Woon (child)
Sun Won Jae Duk as Heo Young Jae
Yang Mi Kyung as Yeon Woo’s mother
Yoon Seung Ah as Seol
Kim Young Ae as Queen Yoon
Ahn Nae Sang as King Sengjo
Kim Sun Kyung as Queen Han
Nam Bo Ra as Peincess Min Hwa
Kim Eung Soo as Yoon Dae Hyung
Jeon Mi Sun as Jang Nok Yong (shaman)

Sinopsis :
Drama sejarah “The Moon Embraces The Sun” menceritakan kisah cinta antara Raja Lee Hwon (Kim Soo Hyun) dan seorang peramal wanita bernama Wol (Han Ga In). Wol dilahirkan dari keluarga bangsawan dan menjadi Putri Mahkota, tetapi dia telah dijebak dan diusir dari Istana. Akhirnya, dia hidup sebagai seorang peramal.

Matahari adalah symbol takdir yang hanya dipunyai oleh Raja atau calon Raja.

Karena hanya boleh ada satu matahari, Ratu Yoon (Kim Young Ae) memerintah Yoon Dae Hyung (Kim Eung Soo) untuk membunuh Pangeran Uiseong (Kim Myeong Su), yang merupaan saudara tiri Raja Sengjo (Ahn Nae Sang). Dimalam hari, Yoon Dae Hyung dan anak buahnya menuju kediaman Pangeran Uiseong.

Sementara itu, wanita peramal yang bernama A Ri (Jang Yeong Nam) dan Jang Nak Yong (Jeon Mi Seon) mempersiapkan sebuah upacara di Istana. Kemudian Ari mendapat penglihatan buruk yang akan terjadi di kediaman Pangeran Uiseong dimana dia tinggal sebagai seorang pelayan. Walaupun teman sekamar A Ri, peramal Jang Nak Yong, telah memperingatkannya untuk tidak pergi ke kediaman Pangeran Uiseong, A Ri tetap berlari menuju kediaman Pangeran Uiseong. Ketika A Ri berbelok disekitar dinding kediaman Pangeran Uiseong, dia melihat Yoon Dae Hyung membunuh Pangeran Uiseong dengan pedangnya. Yoon Dae Hyung menyadari kedatangan A Ri yang melihat melalui atas dinding dan dia pergi untuk mengejar A Ri. Saat A Ri mencoba melarikan diri dari anak buah Yoon Dae Hyung, A Ri terpeleset dan jatuh dari tebing.

Yoon Dae Hyung kembali ke Istana dan melapor kepada Ratu Yoon tentang peramal A Ri. Ratu Yoon pun membuat sebuah rencana untuk memanipulasi kejadian di kediaman Pangeran Uiseong.

Dayang peramal A Ri sadar kembali, tetapi dia terluka. Dia terjatuh di jalan kecil saat sebuah tandu yang di bawa oleh empat orang laki-laki melintas. Seorang bangsawan wanita (Yang Mi Kyeong) yang sedang hamil, keluar dari tandu dan mencoba menyelamatkan Ari. Bangsawan wanita tersebut menyembunyikan A Ri yang terluka di tandunya. Mereka kembali ke kota.

Sebelum dayang peramal A Ri pergi, dia mengucapkan terima kasih kepada bangsawan wanita tersebut dan memberitahunya bahwa dia akan mempunyai bayi perempuan. A Ri juga memberitahu wanita bangsawan tersebut bahwa putrinya akan memiliki takdir yang mulia. A Ri juga meramalkan kematian sang bayi dan kuburan masa depannya, tapi A Ri tidak memberitahukan penglihatannya kepada wanita bangsawan itu. Sebagai gantinya, A Ri berjanji akan melindungi bayi itu di masa depan.

Kemudian A Ri di tangkap dan di interogasi dengan siksaan. Dayang peramal Nok Young menyuap seorang penjaga agar mengijinkannya masuk ke penjara dan berbicara dengan A Ri. A Ri, baru saja sadar saat itu, dan meminta dayang Nak Young untuk melindungi seseorang. Seseorang yang seharusnya tidak dekat dengan matahari, tetapi harus dekat dengan matahari. Dayang Nok Young bertanya kepada A Ri siapa anak itu, tapi A Ri berkata dia tidak bisa mengatakannya.

Keesokan harinya adalah hari dimana A Ri dieksekusi di depan umum.

Seperti yang di prediksikan A Ri, Wanita bangsawan yang menolong A Ri pun melahirkan bayi perempuan. Ayahnya memberinya nama Yeon Woo.

Beberapa tahun kemudian, Yeon Woo berumur 13 tahun. Yeon Woo dan ibunya pergi ke Istana untuk menyaksikan upacara dimana kakaknya, Yeom (Song Jae Hee), ikut serta dan akan dihadiri oleh Raja Seongjo (Ahn Nae Sang). Selama upacara, ketika semua orang menatap Raja Seongjo, Yeon Woo melihat kupu-kupu kuning dan Yeon Woo mengikutinya.

Sementara itu, seorang Putra Mahkota (yang akan dimainkan oleh Kim Soo Hyun) meletakkan beberapa barang ke dalam tas kecil dan menyelinap keluar Istana. Ketika di berada di puncak tangga dia melihat Yeon Woo yang berjalan ke arahnya. Putra Mahkota jatuh dari tangga dan menimpa Yeon Woo. Mereka berdua terlihat malu.

Yeon Woo kemudian melihat tas yang dibawa oleh Putra Mahkota. Yeon Woo yakin bahwa pria itu adalah pencuri. Yeon Woo memanggil beberapa penjaga Istana. Ketika Putra Mahkota melihat beberapa penjaga Istana datang, dia menarik tangan Yeon Woo dan lari. Putra mahkota dan Yeon Woo berhenti di depan pavilion. Bukannya membuka identitasnya, Putra Mahkota memberitahu Yeon Woo bahwa dia adalah kasim dan sedang berusaha keluar dari Istana untuk mengunjungi kakaknya. Pada saat itu, ibu Yeon Woo sangat khawatir dengan hilangnya Yeon Woo. Ibu Yeon Woo kemudian melihat yeon Woo yang sedang berjalan dengan Putra Mahkota. Putra Mahkota berjalan pergi dengan seorang penjaga Istana. Dan ketika Yeon Woo akan meninggalkan Istana, seorang dayang memberinya selembar kain tipis dengan surat.

Pangeran Yang Myung (yang nanti akan dimainkan oleh Jung Il Woo) adalah kakak tiri dari Putra Mahkota. Karena peraturan Raja yang ketat, Pangeran Yang Myung tidak bisa menemui adik tirinya dan dilarang memasuki Istana. Pangeran Yang Myung kemudian melihat rumah seorang peramal dengan orang-orang yang mengantri didepannya. Pangeran Yang Myung yang penasaran pun ikut mengantri. Pada saat itu dayang peramal Nak Young datang mengunjungi gadis kecil peramal. Dayang peramal Nak Young melihat Pangeran Yang Myung. Tanpa mengetahui bahwa dia adalah seorang Pangeran, Nok Young merasakan Pangeran yang Myung memiliki takdir matahari, yang hanya Raja atau calon raja yang memilikinya. Pangeran Yang Myung sekarang duduk di depan gadis kecil peramal itu. Pangeran Yang Myung mengetahui bahwa dia diperlakukan dengan kejam. Dia menggendong gadis itu dan lari. Selusin pria menghalangi jalannya. Salah satu pria tersebut mengambil gadis kecil itu dan pergi. Kemudian dayang Nok Young menghentikan pria tadi dan menyelamatkan gadis kecil itu. Sedangkan Pangeran Yang Myung bertarung melawan pria yang lain.

Di malam hari, Pangeran Yang Myung berjalan di jalan dan meloncati pagar rumah seseorang. Sedangkan Yeon Woo tidak bisa mengartikan surat yang di tulis di atas kain tipis yang dia peroleh saat di Istana. Yeon Woo keluar kamarnya dan tiba-tiba dia menyadari apa arti surat tersebut. Surat itu melambangkan Putra Mahkota. Sekarang dia menyadari bahwa pria yang dia temui saat dia di Istana adalah Putra Mahkota. Duduk diatas pagar, Pangeran Yang Myung melihat Yeon Woo dan tersenyum…