Iyem...
Karena kita temen deket, jadi kalo Iyem mau marah sama Inah, marah aja nggak papa.
Inah lebih seneng kok kalo Iyem nunjukin kesalahan Inah di depan Inah, daripada pura-pura ketawa tapi aslinya enggak. Iyem, kan Iyem juga tau, Inah paling pinter kalo suruh ngebaca tatapan mata orang.
Iyem jangan bo'ong lagi yaaa... Kalo emang mau marah, marah aja. Kalo emang mau mukul, ya pukul aja. Nggak masalah kok, Inah emang salah.
Kita temenan, sekarang, besok, dan seterusnyaaaaa...
Walaupun Inah adanya kaya' gini, maaf Yem, maaf karena Inah adanya cuma kaya' gini. Banyak kurang disana-sini. Iyem, kamu tu temen terbaik. Udah cukup aku nglepasin mereka-mereka, asal kamu enggak ikut-ikutan.
Yem, sekali lagi Inah minta maaf, karena adanya Inah ya kaya' gini, maaaafff banget.
I'm so sorry.
정말 미안해...
From Inah,
Untuk Iyem...
Minggu, 30 Desember 2012
Chocolate, bikin gendut nggak??
Apa itu cokelat??
Cokelat itu makanan ya jeng, selain coklat yang kita tau sebagai warna. Banyak orang berasumsi kalo banyak makan cokelat bisa bikin gendut. Yaa, emang siy, itu pun kalo kita "kebanyakan" makan cokelat yang kadar gulanya setinggi menara eiffel. Ohhooo...
Sekarang kita bakal bahas tentang asal muasal cokelat, tapi cuma seupil doang siy ya pembahasannya, Cekidooootttt meeeeeeennn... -->
Istilah coklat berasal dari bahasa suku Aztec "xocolatl", yang artinya minuman pahit. Awalnya, coklat dikonsumsi sebagai minuman yang dibuat berbuih, kadang-kadang ditaburi lada merah (nggak bisa bayangin rasanya kaya' gimana), vanilla, madu (kalo yang ini kayanya enak) atau rempah-rempah lain. Rasanya pahit, sepat, dan berlemak. Akhirnya, penggunaan rempah-rempah sebagai tambahan coklat dihilangan dan mulai ditambahkan gula, susu, dll.
Orang-orang Indian Mexico menyebutnya chocolate yang berasal dari kata "choco" yang berarti busa (foam) dan atl yang berarti air. Jadi artiannya gabungin sendiri yaaa... Hehehe...
Gue termasuk salah satu yang demen banget sama cokelat yaaa.... Cokelat itu manis, kalo gue belinya nggak bayar, tapi pahit kalo gue belinya pake duit sendiri, hehehe... enggak ding, ngaco aja gue.
Cokelat itu makanan ya jeng, selain coklat yang kita tau sebagai warna. Banyak orang berasumsi kalo banyak makan cokelat bisa bikin gendut. Yaa, emang siy, itu pun kalo kita "kebanyakan" makan cokelat yang kadar gulanya setinggi menara eiffel. Ohhooo...
Sekarang kita bakal bahas tentang asal muasal cokelat, tapi cuma seupil doang siy ya pembahasannya, Cekidooootttt meeeeeeennn... -->
Istilah coklat berasal dari bahasa suku Aztec "xocolatl", yang artinya minuman pahit. Awalnya, coklat dikonsumsi sebagai minuman yang dibuat berbuih, kadang-kadang ditaburi lada merah (nggak bisa bayangin rasanya kaya' gimana), vanilla, madu (kalo yang ini kayanya enak) atau rempah-rempah lain. Rasanya pahit, sepat, dan berlemak. Akhirnya, penggunaan rempah-rempah sebagai tambahan coklat dihilangan dan mulai ditambahkan gula, susu, dll.
Orang-orang Indian Mexico menyebutnya chocolate yang berasal dari kata "choco" yang berarti busa (foam) dan atl yang berarti air. Jadi artiannya gabungin sendiri yaaa... Hehehe...
![]() |
| ~Do you know what is this? Yeah, this is CHOCOLATE~ |
Gue termasuk salah satu yang demen banget sama cokelat yaaa.... Cokelat itu manis, kalo gue belinya nggak bayar, tapi pahit kalo gue belinya pake duit sendiri, hehehe... enggak ding, ngaco aja gue.
Coklat itu manis, asik banget buat ngerem kepala yang lagi didih. Kalo ada orang yang bilang cokelat itu bikin gemuk, yaa kalo menurut gue siy kira-kira aja makannya. Kalo suka cokelat tapi takut gemuk yaa jangan dimakan tiap hari dong cokelatnya. Hohoho...
Menanggapi rumor kalo cokelat bikin gemuk, itu siy cokelat yang uda dicampur banyak pemanis dengan kadar gula setinggi menara petronas. Hmmm.. kaya'nya kita perlu intip deh manfaat cokelat, oke hajaaaarrr buuung!!
-> Cokelat telah terbukti bermanfaat bagi sistem kardiovaskular dengan menurunkan tekanan darah dalam penelitian yang dilakukan oleh Profesor Dr. David Katzdari dari Universitas Yale.
-> Selain terbukti menurunkan tekanan darah, cokelat juga terbukti bisa meningkatkan kelancaran aliran darah. Memakan cokelat memicu produksi nitrit oksida dalam tubuh, yang bisa menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih luas dan rileks. Makan cokelat juga membantu aliran darah lebih lancar dengan mengecilkan platelet darah agar tidak menempel satu sama lain, serta mengurangi kemungkinan pembentukan gumpalan darah dan plak di arteri.
-> Coklat bisa memicu otak mengeluarkan engorfin dan serotonin, hormon yang membuat perasaan jadi rileks dan nyaman.
-> Dan ternyata lagi pemirsaaaaa, cokelat juga bisa membantu proses pelepasan glukosa menjadi lebih efektif. *nhahlhoh
-> Menurut penelitian yang dilakukan oleh Mary Engler, Phd, RN, dari University of California, makan sepotong kecil cokelat hitam yang sehat setiap hari dapat menurunkan tekanan darah, mencegah penumpukan kolesterol LDL, dan melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas.
-> Kakao murni juga kaya akan nutrisi, seperti vitamin B, zat besi, kalium, fosfor, magnesium, zinc, tembaga, dan selenium.
-> Seperti teh hijau, buah-buahan, dan sayuran, kakao juga mengandung flavonoid (polifenol), senyawa alami yang berfungsi sebagai antioksidan yang kuat. Enzim pelawan penyakit ini melindungi tubuh dengan menjebak molekul radikal bebas dan menyingkirkan mereka sebelum terjadi kerusakan pada tubuh kita.
-> Dark chocolate merupakan jenis cokelat yang sehat karena mengandung fitokimia dan nutrisi. Tetapi cokelat olahan tidak sehat. Presentase oksidan yang ditemukan dalam cokelat bervariasi tergantung dari seberapa banyak coklat telah diolah secara kimia. (Baca = ditambahin banyak pemanis)
-> Sebuah penelitian di Jepang menunjukkan bahwa kakao mengandung agen antibakteri yang bisa mencegah kerusakan gigi. Tapi harus tetep sikat gigi setelah makan cokelat, OK.
-> yang terakhir, ada penelitian yang mengatakan bahwa mengonsumsi cokelat tidak menyebabkan jerawat.
Jadi... para pemirsa yang budiman, setelah membaca manfaat cokelat nggak takut gendut kaaaan kalo lagi makan cokelat. Ehm, yang penting cokelatnya sehat alias nggak pake banyak pemanis (gula, susu, vanilla, dll).
Semoga posting kali ini bisa bikin para penggemar coelat lega, lega karena nggak harus repot-repot lari sprint setelah makan sebatang cokelat, OK...
Sumber :
http://coklat-chocolate.blogspot.com/2008/03/asal-muasal-istilah-coklat-dan-definisi.html
http://bumbata.co/5181/tips-diet-sehat-10-khasiat-terbaik-cokelat-untuk-kesehatan/
-> Selain terbukti menurunkan tekanan darah, cokelat juga terbukti bisa meningkatkan kelancaran aliran darah. Memakan cokelat memicu produksi nitrit oksida dalam tubuh, yang bisa menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih luas dan rileks. Makan cokelat juga membantu aliran darah lebih lancar dengan mengecilkan platelet darah agar tidak menempel satu sama lain, serta mengurangi kemungkinan pembentukan gumpalan darah dan plak di arteri.
-> Coklat bisa memicu otak mengeluarkan engorfin dan serotonin, hormon yang membuat perasaan jadi rileks dan nyaman.
-> Dan ternyata lagi pemirsaaaaa, cokelat juga bisa membantu proses pelepasan glukosa menjadi lebih efektif. *nhahlhoh
-> Menurut penelitian yang dilakukan oleh Mary Engler, Phd, RN, dari University of California, makan sepotong kecil cokelat hitam yang sehat setiap hari dapat menurunkan tekanan darah, mencegah penumpukan kolesterol LDL, dan melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas.
-> Kakao murni juga kaya akan nutrisi, seperti vitamin B, zat besi, kalium, fosfor, magnesium, zinc, tembaga, dan selenium.
-> Seperti teh hijau, buah-buahan, dan sayuran, kakao juga mengandung flavonoid (polifenol), senyawa alami yang berfungsi sebagai antioksidan yang kuat. Enzim pelawan penyakit ini melindungi tubuh dengan menjebak molekul radikal bebas dan menyingkirkan mereka sebelum terjadi kerusakan pada tubuh kita.
-> Dark chocolate merupakan jenis cokelat yang sehat karena mengandung fitokimia dan nutrisi. Tetapi cokelat olahan tidak sehat. Presentase oksidan yang ditemukan dalam cokelat bervariasi tergantung dari seberapa banyak coklat telah diolah secara kimia. (Baca = ditambahin banyak pemanis)
-> Sebuah penelitian di Jepang menunjukkan bahwa kakao mengandung agen antibakteri yang bisa mencegah kerusakan gigi. Tapi harus tetep sikat gigi setelah makan cokelat, OK.
-> yang terakhir, ada penelitian yang mengatakan bahwa mengonsumsi cokelat tidak menyebabkan jerawat.
Jadi... para pemirsa yang budiman, setelah membaca manfaat cokelat nggak takut gendut kaaaan kalo lagi makan cokelat. Ehm, yang penting cokelatnya sehat alias nggak pake banyak pemanis (gula, susu, vanilla, dll).
Semoga posting kali ini bisa bikin para penggemar coelat lega, lega karena nggak harus repot-repot lari sprint setelah makan sebatang cokelat, OK...
![]() |
| Ini namanya Chocolate Truffle, bukan murni cokelat hitam siy, hehehe :) |
Sumber :
http://coklat-chocolate.blogspot.com/2008/03/asal-muasal-istilah-coklat-dan-definisi.html
http://bumbata.co/5181/tips-diet-sehat-10-khasiat-terbaik-cokelat-untuk-kesehatan/
Dandelion
Pada tau kan dandelion itu yang kaya' gimana??
Siip, gue suka dandelion. Entah kenapa karena menurut gue ini tanaman mungil filosofis banget gitu. Dia idup nggak lama, sekalinya mekar, bunganya bakalan rontok satu-satu kebawa angin, tapi biarpun gitu ini bunga tetep aja mau idup. Tangguh dibalik kerapuhan kalo gue bilang siy.
Mau diterpa angin kencengnya kaya' apa, dia bakalan ngikut. Ketemu tempat baru, dia bakalan tumbuh lagi. Jadi boelh dikatakan Dandelion ini paling suka move on (bahasanya anak gaul jaman sekarang ya).
Disamping itu semua, dandelion itu menurut gue damai. Hehehe...
Entah gue liatnya dari sudut pandang kacamata yang mana tapi menurut gue dandelion itu damai aja...
Dandelion oh dandelion...
![]() |
| Ini namanya DANDELION. |
Mau diterpa angin kencengnya kaya' apa, dia bakalan ngikut. Ketemu tempat baru, dia bakalan tumbuh lagi. Jadi boelh dikatakan Dandelion ini paling suka move on (bahasanya anak gaul jaman sekarang ya).
Disamping itu semua, dandelion itu menurut gue damai. Hehehe...
Entah gue liatnya dari sudut pandang kacamata yang mana tapi menurut gue dandelion itu damai aja...
Dandelion oh dandelion...
Between Inah and Iyem...
Sunday, in last December an in last 2012...
I love peace, I don't love alone...
Peace and alone, two things similar but have many differents, that's all i know.
Hmm... Sore yang basah, basah abis ujan yaaaa..
Madiun dingin, iya siy kan gue juga baru bilang kalo Madiun barusan aja ujan, jadi dingin. Sementara udara yang dingin ini ngedukung banget buat galau, tsaaaahhh here i am stucking in suck thing called "galau" (apa bahasa inggrisnya galau? ada yang tau?)
Ah,
minggu-minggu, jomblo, galau pula. Nggak ada hubungannya siy minggu sama jomblo, ya udaaa biar gue seneng di hubung-hubungin ajaa yaaaaa...
Kisah ini berawal dari seorang anak udik yang kemudian kita panggil aja dia Inah. Dan Inah punya temen yang namanya Iyem. Eeeeittss walaupun nama mereka agak ndesit, tapi gue jamin mereka bukan TKW yang lagi mengadu nasib di malaysia maupun arab saudi, gue yakin banget kan soalnya gue yang bikin cerita, jadi seenak gue yaa mau bikin nama *lhoh. Oke... *tarik nafaaaassss, tahaaaaannn.
Inah sama Iyem ini bak Barat sama Timur. Maksudnya, mereka tu beda bener. Tau kan barat sama timur tu nggak pernah ketemu, gimana mau ketemu coba, satunya ke barat satunya lagi ke timur. Oke, abaikan ocehan gue, kita balik ke topik.
Inah sama Iyem temenan baru-baru aja siy. Si Inah orangnya pendiem, serius, nggak banyak omong, jadi ketawa sama ngomong itu seperlunya aja, iarat motor mah kayak motor uda hampir kehabisan bensin, jadi ketawa sama ngomongnya nanggung.
Si Iyem, orangnya gokil, talk active, penting nggak penting yang penting orang lain seneng, ibarat motor mah kayak motor yang bensinnya tumpah-tumpah, cadangan tenaganya meeeeeennnn buanyaaaakkk, makanya seneng ngomong. Beda banget sama Inah.
Disamping nggak banyak omongnya si Inah, disitulah ramenya si Iyem.
Karena Inah bukan seseorang yang pandai nyembunyiin perasaan, Inah lebih suka blak-blakan daripada ngomong dibelakang.
Suatu hari si Inah lagi jalan sama Iyem, Iyem cerita panjang lebar, Inah nanggepin senyum-senyum kecil gitu. Sambil iya iya aja. Di sinilah semua keberlawanan itu bikin dua-duanya saling nggak enak. Disamping Inah yang cuma iya iya aja, Iyem pengen ceritanya ditanggepin.
Suatu hari lagi, Iyem sms Inah, tapi jarang dibales. Inah orangnya bebas, nggak mau terikat, temen deket ya temen deket.
Iyem orangnya perhatian, cocok kalo dijadiin sandaran (*eciiieeehhh), cocok kalo dijadiin tempat nangis-nangis bombay, itulah kenapa si Inah nyaman sama Iyem, walaupun Inah gahar tapi sebenernya Inah cemen.
Ketika suatu hari lagi Inah uda merasa dirinya keterlaluan nyuekin si Iyem, Inah mulai mikir "Gue harus gimana?" Bukan terganggu karena kehadiran si Iyem, Inah seneng banget ada Iyem, Inah jadi berasa kayak punya tempat pulang (*ihir). Tapi karena beberapa perbedaan itu mungkin seringkali Iyem merasa tersakiti sama sikapnya si Inah.
Jadi sebenernya, karena gue galau cerita ini juga akan berakhir nggantung. Entah nggantung di pohon tomat atau malah di pohon jagung. Buat yang baca, yang merasa kecewa, maafkanlah yaaaaa.. maklum yang nulis suka mandeg tiba-tiba idenya. Hehehe...
Di akhir 30 Desember 2012 ini, buat para pasangan selamat taun baru yaaa, buat jomblo selamat taun baru jugaaaaaa... Jomblo tetep hidup kok walaupun jomblo. *lhoh.... ^^
I love peace, I don't love alone...
Peace and alone, two things similar but have many differents, that's all i know.
Hmm... Sore yang basah, basah abis ujan yaaaa..
Madiun dingin, iya siy kan gue juga baru bilang kalo Madiun barusan aja ujan, jadi dingin. Sementara udara yang dingin ini ngedukung banget buat galau, tsaaaahhh here i am stucking in suck thing called "galau" (apa bahasa inggrisnya galau? ada yang tau?)
Ah,
minggu-minggu, jomblo, galau pula. Nggak ada hubungannya siy minggu sama jomblo, ya udaaa biar gue seneng di hubung-hubungin ajaa yaaaaa...
Kisah ini berawal dari seorang anak udik yang kemudian kita panggil aja dia Inah. Dan Inah punya temen yang namanya Iyem. Eeeeittss walaupun nama mereka agak ndesit, tapi gue jamin mereka bukan TKW yang lagi mengadu nasib di malaysia maupun arab saudi, gue yakin banget kan soalnya gue yang bikin cerita, jadi seenak gue yaa mau bikin nama *lhoh. Oke... *tarik nafaaaassss, tahaaaaannn.
Inah sama Iyem ini bak Barat sama Timur. Maksudnya, mereka tu beda bener. Tau kan barat sama timur tu nggak pernah ketemu, gimana mau ketemu coba, satunya ke barat satunya lagi ke timur. Oke, abaikan ocehan gue, kita balik ke topik.
Inah sama Iyem temenan baru-baru aja siy. Si Inah orangnya pendiem, serius, nggak banyak omong, jadi ketawa sama ngomong itu seperlunya aja, iarat motor mah kayak motor uda hampir kehabisan bensin, jadi ketawa sama ngomongnya nanggung.
Si Iyem, orangnya gokil, talk active, penting nggak penting yang penting orang lain seneng, ibarat motor mah kayak motor yang bensinnya tumpah-tumpah, cadangan tenaganya meeeeeennnn buanyaaaakkk, makanya seneng ngomong. Beda banget sama Inah.
Disamping nggak banyak omongnya si Inah, disitulah ramenya si Iyem.
Karena Inah bukan seseorang yang pandai nyembunyiin perasaan, Inah lebih suka blak-blakan daripada ngomong dibelakang.
Suatu hari si Inah lagi jalan sama Iyem, Iyem cerita panjang lebar, Inah nanggepin senyum-senyum kecil gitu. Sambil iya iya aja. Di sinilah semua keberlawanan itu bikin dua-duanya saling nggak enak. Disamping Inah yang cuma iya iya aja, Iyem pengen ceritanya ditanggepin.
Suatu hari lagi, Iyem sms Inah, tapi jarang dibales. Inah orangnya bebas, nggak mau terikat, temen deket ya temen deket.
Iyem orangnya perhatian, cocok kalo dijadiin sandaran (*eciiieeehhh), cocok kalo dijadiin tempat nangis-nangis bombay, itulah kenapa si Inah nyaman sama Iyem, walaupun Inah gahar tapi sebenernya Inah cemen.
Ketika suatu hari lagi Inah uda merasa dirinya keterlaluan nyuekin si Iyem, Inah mulai mikir "Gue harus gimana?" Bukan terganggu karena kehadiran si Iyem, Inah seneng banget ada Iyem, Inah jadi berasa kayak punya tempat pulang (*ihir). Tapi karena beberapa perbedaan itu mungkin seringkali Iyem merasa tersakiti sama sikapnya si Inah.
Jadi sebenernya, karena gue galau cerita ini juga akan berakhir nggantung. Entah nggantung di pohon tomat atau malah di pohon jagung. Buat yang baca, yang merasa kecewa, maafkanlah yaaaaa.. maklum yang nulis suka mandeg tiba-tiba idenya. Hehehe...
Di akhir 30 Desember 2012 ini, buat para pasangan selamat taun baru yaaa, buat jomblo selamat taun baru jugaaaaaa... Jomblo tetep hidup kok walaupun jomblo. *lhoh.... ^^
Kamis, 20 Desember 2012
01.42 am
20 Desember 2012
01.42 am...
Status : Belum tidur
Kenapa belum tidur? karena baru aja selese ngerjain tugas.... Alhamdulillah akhirnya selese juga, tapi sekarang uda ganti nggak ngantuk lagi. Semua ini berkat peran besar secangkir kopi. --"
Ayo tiduuuuurrr... Mataaaa, ayo terpejaaaaammm...
Good night all, Jaljayoo... -o-
01.42 am...
Status : Belum tidur
Kenapa belum tidur? karena baru aja selese ngerjain tugas.... Alhamdulillah akhirnya selese juga, tapi sekarang uda ganti nggak ngantuk lagi. Semua ini berkat peran besar secangkir kopi. --"
Ayo tiduuuuurrr... Mataaaa, ayo terpejaaaaammm...
Good night all, Jaljayoo... -o-
Senin, 17 Desember 2012
ME and MY SIST...
Alohaaaa....
Jadi setelah lama ber-hibernasi mencari kedamaian yang jarang banget gue dapetin di sini, sekarang di sinilah gue, terseok-seok di depan laptop, fufufufu... ^^
Di bulan Desember yang selalu basah dengan hujan ini, ah a lot of things happen in my life. Emmm... banyak momen-momen (menjelang) penting. Akhir tahun. Tengah bulan. Dan pastinya ini juga akhir semester kan, taulah kalian semua, gimana suara hati ini kalo uda akhir semester dengan banyaknya tugas akhir yang berhasil bikin galau dan selalu berhasil mengusir selera makan kalo' uda berhadapan dengan tugas. Ullala... (kata syahrini), Ctar!! Membahana... --"
Oke, lupakan soal tugas, lupakan soal galau membahana, lupakan semua dan sekarang fokus.... Fokuuussss.. Fokus blogging maksudnya.
Jadi gini teman-teman yang sangat berbahagia di bulan Desember ini, berhubung bulan Januari itu merupakan hal yang sangat membahagiakan buat kakak gue, jadi gue bakal cerita tentang gue and kakak gue yang kadang-kadang kita itu kayak tom and jerry tapi kadang deket kita itu ngalahin sodara kembar. Hohoho... Yuuukkk cap cus..
Sebagai pembukaan,
Januari taun depan, Januari setelah bulan Desember ini tepatnya tanggal 9 Januari, kakak gue bakal MENIKAH. Oh my God, I even don't realize that my sister is in that age for marrying. Argh... yang pasti batin gue bergejolak yaaa. Pasalnya, ini tu dadakan banget buat gue. Mungkin bukan sesuatu yang mendadak buat kakak gue, soalnya kan dia yang pengen nikah jadinya dia iya-iya aja. Gue?? Guenyaaaaa?? Antara ia dan enggak.
Tuh kan keterusan curcol.
Sekarang gue mau cerita. Cerita apa?? Tentang gue sama kakak gue lah... Masa iya gue mau cerita tentang Gue sama R.A Kartini, kan nggak ada hubungannya juga yaa...
Emmm... Kita (gue sama kakak gue maksudnya) punya kemiripan kalo diliat dari fisik. Tinggi kita berdua sama, wajah kita berdua uda kayak anak kembar aja, bedanya gue punya tai lalat di bawah mata gue, akka gue nggak punya. Kita berdua sama-sama punya tai lalat di jari tangan. Sama-sama pake- kacamata. Sama-sama penggemar rambut pendek daripada rambut panjang.
Kakak gue cantik. Suka dandan dan pastinya pinter dandan. Kalo lagi browsing suka banget buka vivanews. Peduli masalah kecantikan dan tau masalah kecantikan dengan baik. Penampilannya selalu diperhatiin, sepatu baju, tas. Demen banget sama yang namanya sepatu.
Kalo gue, gue emang cewek yang suka dandan kalo lagi ada acara penting, kondangan misalnya. Kalo browsing sukanya buka twitter sama facebook. Nggak peduli masalah kecantikan. Cenderung bergaya "nabrak" kalo pake kostum. Entah itu kostum Sun Go Kong atau apapun *lhoh. Demen banget sama skeakers.
Walaupun kita berdua emang punya selera yang sedikit beda, tapi wajah kita bener-bener mirip banget deh. kalo gue pake' baju kakak gue pasti semua orang bakal manggil gue dengan nama kakak gue. Aduhai..
Jadi suatu ketika, gue sama kakak gue pernah makan mie ayam di tempat favorite kakak gue. Setelah itu mie abis dan kakak gue mau bayar, si penjual mienya senyum-senyum nggak jelas gitu. Gue khawatir dong, kan berabe juga yaa kalo ini penjual punya kelainan apaaaaaa gitu. Dan setelah beberapa detik, itu penjual nyeletuk, "Mbaknya ini kembar yaaaa...". *glodak. Yang bener aja kembar. Iya kita emang kembar, kembar dengan jeda waktu 5 tahun. Ya ampuuuuuunnn, sebegitu miripkah gue sama kakak gue?? Dan peristiwa itu bukan terjadi satu atau dua kali, tapi SERING. yak SERING. Tapi gue seneng-seneng aja siy kalo emang gue mirip, kan kakak gue cantik. Hehehe... numpang tenar lah.
Dulu, gue sama kakak gue tu bener-bener kayak tom and jerry. Kira-kira fase ini kita berdua lalui sejak gue masih SD sampe' SMP. Tiap hari ketemu kerjaannya mesti bertengkaaaaaarrrr mulu. Nggak pernah nggak. Bahkan kalo satu hari dilaluin tanpa pertengkaran itu rasanya kaya' rumah tanpa penghuni. Babe sama mom bakal heran kalo kita berdua seharian diem-diem aja. Hehehe... Gue akuin, gue dulu emang bener-bener jail nggak karuan, sukanya ngegodain kakak gue. Yaa maklumlah anak kecil, sama siapa lagi meinnya kalo bukan sama kakak sendiri. Yaa, kejadiannya sama kayak gue sama adik gue sekarang. Kejar-kejaran, teriak-teriakan, kalo gue kalah ujung-ujungnya pasti gue yang nangis. Heehhee...
Sekarang sejak kapan tepatnya gue lupa, ya sekitar gue SMA lah. Gue jadi akur banget gituuuu. Apalagi waktu gue rehat setaun di rumah buat persiapan SNMPTN. Sumpe deh, berbeda 180 derajat kayak gue sama kakak gue waktu jaman gue SD. Akur banget deh pokoknya. Kemana-mana berdua, sukanya bercanda berdua. Ngrumpi di kamar kakak gue. Belanja pun gue mesti diajak dan beruntungnya gue punya kakak kaya' kakak gue adalah gue selalu dibeliin makanan kalo dia selese gajian. Muahahahah... secara ya gue kan termasuk spesies pemakan segala (terlepas dari rutinitas diet amburadul). Suatu keberuntungan deh pokoknya.
Kakak gue pinter banget milih baju sama sepatu, jadi kalo gue mau beli baju gue harus ngajakin kakak gue, walaupun kalo ngajakin kakak gue berarti harus berada sedikit lebih lama di toko baju maupun pasar, gue jabanin deh, terbukti pilihan kakak gue emang cakep. Jadi gue manut-manut aja kalo dipilihin apa sama kakak gue. Hehehe...
Sabtu kemaren (16 Des 2012), gue rencana mau beli sepatu buat acara kampus. Sepatunya sepatu kerja tapi yang nggak terlalu formal. Uda nyampek siy di toko sepatunya, uda muter-muter malah dan gue sempat terpaku lama di depan rak sepatu sneakers. Ketemu juga siy, sepatu yang menurut gue cocok, pas dan pokoknya gitu lah. Gue pegang-pegang, gue coba-coba, pegang-pegang lagi, liat-liat lagi. Akhirnya taruh lagi dan gue dengan entengnya berjalan keluar. Nhah lhoh? Gag jadi beli? Jadi laaaahh, tapi nggak waktu itu.
Walhasil, besoknya lagi gue balik ke toko itu bareng kakak gue, dan ternyata kakak gue milih sepatu yang dari kemaren uda gue pegang-pegang itu. Hmmm... we have connection sist.
Pernah lagi, suatu hari (sinetron banget nih), gue lagi tiduran di kamar kos gue. Lagi nggak ada kerjaan dan gue ngebatin, kakak gue lagi ngapain yaaa... Baru aja ngambil HP mau ngirim sms ke kakak, setelah ternyata beberapa detik HP gue itu di tangan gue, kakak gue sms, gue buka' isinya sama kayak yang mau gue smsin ke kakak gue, "Dek, lagi ngapain?". Jdeeerrrr... ya ampun, gue kaget bin kaget banget lah. Mungkin bagi lo-lo pada biasa ya peristiwa kayak gini, mungkin juga kalian mikir ini cuma kebetulan. Tapi bagi gue walaupun ini suatu kebetulan pun gue tetep ngerasa kalo ikatan batik (*cieeeeh) gue sama kakak gue tu teryata sambung juga. hehehe...
Dan sekarang, gue tau kalo kakak gue bakal nikah bulan depan, rasanya nano-nano...
Buat kakak gue, Mb' beneran deh I love you more than your fiance do. Kekekeke :P
Jadi segini dulu yaaa, ntar kalo gue ada waktu lagi pasti gue sambungin lagi deeeeehhh... :D
Jadi setelah lama ber-hibernasi mencari kedamaian yang jarang banget gue dapetin di sini, sekarang di sinilah gue, terseok-seok di depan laptop, fufufufu... ^^
Di bulan Desember yang selalu basah dengan hujan ini, ah a lot of things happen in my life. Emmm... banyak momen-momen (menjelang) penting. Akhir tahun. Tengah bulan. Dan pastinya ini juga akhir semester kan, taulah kalian semua, gimana suara hati ini kalo uda akhir semester dengan banyaknya tugas akhir yang berhasil bikin galau dan selalu berhasil mengusir selera makan kalo' uda berhadapan dengan tugas. Ullala... (kata syahrini), Ctar!! Membahana... --"
Oke, lupakan soal tugas, lupakan soal galau membahana, lupakan semua dan sekarang fokus.... Fokuuussss.. Fokus blogging maksudnya.
Jadi gini teman-teman yang sangat berbahagia di bulan Desember ini, berhubung bulan Januari itu merupakan hal yang sangat membahagiakan buat kakak gue, jadi gue bakal cerita tentang gue and kakak gue yang kadang-kadang kita itu kayak tom and jerry tapi kadang deket kita itu ngalahin sodara kembar. Hohoho... Yuuukkk cap cus..
Sebagai pembukaan,
Januari taun depan, Januari setelah bulan Desember ini tepatnya tanggal 9 Januari, kakak gue bakal MENIKAH. Oh my God, I even don't realize that my sister is in that age for marrying. Argh... yang pasti batin gue bergejolak yaaa. Pasalnya, ini tu dadakan banget buat gue. Mungkin bukan sesuatu yang mendadak buat kakak gue, soalnya kan dia yang pengen nikah jadinya dia iya-iya aja. Gue?? Guenyaaaaa?? Antara ia dan enggak.
Tuh kan keterusan curcol.
Sekarang gue mau cerita. Cerita apa?? Tentang gue sama kakak gue lah... Masa iya gue mau cerita tentang Gue sama R.A Kartini, kan nggak ada hubungannya juga yaa...
Emmm... Kita (gue sama kakak gue maksudnya) punya kemiripan kalo diliat dari fisik. Tinggi kita berdua sama, wajah kita berdua uda kayak anak kembar aja, bedanya gue punya tai lalat di bawah mata gue, akka gue nggak punya. Kita berdua sama-sama punya tai lalat di jari tangan. Sama-sama pake- kacamata. Sama-sama penggemar rambut pendek daripada rambut panjang.
Kakak gue cantik. Suka dandan dan pastinya pinter dandan. Kalo lagi browsing suka banget buka vivanews. Peduli masalah kecantikan dan tau masalah kecantikan dengan baik. Penampilannya selalu diperhatiin, sepatu baju, tas. Demen banget sama yang namanya sepatu.
Kalo gue, gue emang cewek yang suka dandan kalo lagi ada acara penting, kondangan misalnya. Kalo browsing sukanya buka twitter sama facebook. Nggak peduli masalah kecantikan. Cenderung bergaya "nabrak" kalo pake kostum. Entah itu kostum Sun Go Kong atau apapun *lhoh. Demen banget sama skeakers.
Walaupun kita berdua emang punya selera yang sedikit beda, tapi wajah kita bener-bener mirip banget deh. kalo gue pake' baju kakak gue pasti semua orang bakal manggil gue dengan nama kakak gue. Aduhai..
Jadi suatu ketika, gue sama kakak gue pernah makan mie ayam di tempat favorite kakak gue. Setelah itu mie abis dan kakak gue mau bayar, si penjual mienya senyum-senyum nggak jelas gitu. Gue khawatir dong, kan berabe juga yaa kalo ini penjual punya kelainan apaaaaaa gitu. Dan setelah beberapa detik, itu penjual nyeletuk, "Mbaknya ini kembar yaaaa...". *glodak. Yang bener aja kembar. Iya kita emang kembar, kembar dengan jeda waktu 5 tahun. Ya ampuuuuuunnn, sebegitu miripkah gue sama kakak gue?? Dan peristiwa itu bukan terjadi satu atau dua kali, tapi SERING. yak SERING. Tapi gue seneng-seneng aja siy kalo emang gue mirip, kan kakak gue cantik. Hehehe... numpang tenar lah.
Dulu, gue sama kakak gue tu bener-bener kayak tom and jerry. Kira-kira fase ini kita berdua lalui sejak gue masih SD sampe' SMP. Tiap hari ketemu kerjaannya mesti bertengkaaaaaarrrr mulu. Nggak pernah nggak. Bahkan kalo satu hari dilaluin tanpa pertengkaran itu rasanya kaya' rumah tanpa penghuni. Babe sama mom bakal heran kalo kita berdua seharian diem-diem aja. Hehehe... Gue akuin, gue dulu emang bener-bener jail nggak karuan, sukanya ngegodain kakak gue. Yaa maklumlah anak kecil, sama siapa lagi meinnya kalo bukan sama kakak sendiri. Yaa, kejadiannya sama kayak gue sama adik gue sekarang. Kejar-kejaran, teriak-teriakan, kalo gue kalah ujung-ujungnya pasti gue yang nangis. Heehhee...
Sekarang sejak kapan tepatnya gue lupa, ya sekitar gue SMA lah. Gue jadi akur banget gituuuu. Apalagi waktu gue rehat setaun di rumah buat persiapan SNMPTN. Sumpe deh, berbeda 180 derajat kayak gue sama kakak gue waktu jaman gue SD. Akur banget deh pokoknya. Kemana-mana berdua, sukanya bercanda berdua. Ngrumpi di kamar kakak gue. Belanja pun gue mesti diajak dan beruntungnya gue punya kakak kaya' kakak gue adalah gue selalu dibeliin makanan kalo dia selese gajian. Muahahahah... secara ya gue kan termasuk spesies pemakan segala (terlepas dari rutinitas diet amburadul). Suatu keberuntungan deh pokoknya.
Kakak gue pinter banget milih baju sama sepatu, jadi kalo gue mau beli baju gue harus ngajakin kakak gue, walaupun kalo ngajakin kakak gue berarti harus berada sedikit lebih lama di toko baju maupun pasar, gue jabanin deh, terbukti pilihan kakak gue emang cakep. Jadi gue manut-manut aja kalo dipilihin apa sama kakak gue. Hehehe...
Sabtu kemaren (16 Des 2012), gue rencana mau beli sepatu buat acara kampus. Sepatunya sepatu kerja tapi yang nggak terlalu formal. Uda nyampek siy di toko sepatunya, uda muter-muter malah dan gue sempat terpaku lama di depan rak sepatu sneakers. Ketemu juga siy, sepatu yang menurut gue cocok, pas dan pokoknya gitu lah. Gue pegang-pegang, gue coba-coba, pegang-pegang lagi, liat-liat lagi. Akhirnya taruh lagi dan gue dengan entengnya berjalan keluar. Nhah lhoh? Gag jadi beli? Jadi laaaahh, tapi nggak waktu itu.
Walhasil, besoknya lagi gue balik ke toko itu bareng kakak gue, dan ternyata kakak gue milih sepatu yang dari kemaren uda gue pegang-pegang itu. Hmmm... we have connection sist.
Pernah lagi, suatu hari (sinetron banget nih), gue lagi tiduran di kamar kos gue. Lagi nggak ada kerjaan dan gue ngebatin, kakak gue lagi ngapain yaaa... Baru aja ngambil HP mau ngirim sms ke kakak, setelah ternyata beberapa detik HP gue itu di tangan gue, kakak gue sms, gue buka' isinya sama kayak yang mau gue smsin ke kakak gue, "Dek, lagi ngapain?". Jdeeerrrr... ya ampun, gue kaget bin kaget banget lah. Mungkin bagi lo-lo pada biasa ya peristiwa kayak gini, mungkin juga kalian mikir ini cuma kebetulan. Tapi bagi gue walaupun ini suatu kebetulan pun gue tetep ngerasa kalo ikatan batik (*cieeeeh) gue sama kakak gue tu teryata sambung juga. hehehe...
Dan sekarang, gue tau kalo kakak gue bakal nikah bulan depan, rasanya nano-nano...
Buat kakak gue, Mb' beneran deh I love you more than your fiance do. Kekekeke :P
Jadi segini dulu yaaa, ntar kalo gue ada waktu lagi pasti gue sambungin lagi deeeeehhh... :D


.jpg)
.jpg)