Pages

Selasa, 22 April 2014

:)

Gak banyak yang mau gue tulis karena sebenernya selasa sore ini pun mendung. Sama, sama kaya' yang nulis. Eh, nggak juga ding. Yang nulis lagi cerah benderang bagai matahari. Hahaha :D

Gue balik. I'm back. Setelah seminggu berkutat sama ke-egois-an gue. Akhirnya, gue balik. Yaa, di tempat ini, dimana lagi kalo bukan di tempat ini. Udah cukup rasanya berkutat sama ke-egois-an yang sebenernya dan bakal nggak pernah ada ujungnya ini. Nggak bakalan pernah selese kalo gue nurutin mau gue. So, now i'm lose. Memang sudah seharusnya gue yang ngilangin sisi keegoisan gue. Gue yang harus menyesuaikan bukan yang lain yang harus menyesuaikan. Apapun yang terjadi, gue yang harus menyesuaikan dan gue yang harus siap sama... APAPUN.

Rasa bersalah pasti ada. Apalagi setelah debat hebat (nggak hebat-hebat juga siy) with someone. Gue cuma tanya, bukan mengajukan keberatan. Tapi, mungkin baginya pertanyaan gue adalah bentuk keberatan gue. Okay, I'm sorry. Gue cuma nggak dewasa aja. :)

Pola pikir gue yang harusnya diperbaiki, sudut pandang gue yang harusnya diubah. Bukan yang lain, tapi gue. Seharusnya sebelum gue tanya, gue memposisikan diri dulu sebagai siapa. Seperti yang pernah diomongin dosen gue, "Jika kamu ingin tau rasanya menjadi bunga, maka kamu harus menjadi bunga terlebih dahulu." So, see... Gue yang harusnya memposisikan diri gue sebagai siapa dulu, before I asked.

Yeah, cukup rasanya seminggu menjadi asing dengan rumah ini. Cukup rasanya seminggu berkutat hanya dengan bantal, guling, dan kasur. Sudah cukup rasanya. Sudah saatnya untuk menguatkan diri sendiri. Sudah saatnya untuk tidak bergantung pada siapapun. Sudah saatnya untuk seorang AYA nggak mikirin diri sendiri. 

"Seiring dengan berjalannya waktu, lukapun akan sembuh." :)

Bukan rumah itu yang kenapa-kenapa tanpa aku, tapi tepatnya aku yang kenapa-kenapa tanpa rumah itu. :)



Senin, 14 April 2014

Hujan ^^

"Hujan menyimpan banyak cerita, 
Karena kita punya cerita saat hujan..."

Dude, gue nggak tau siapa yang bilang kalo hujan itu mampu membangkitkan kenangan nostalgia, yang gue tau hujan itu paling nak buat "ngelamun". Emm... merenung lebih tepatnya. Ngerenungin apa juga terserah siy, apa aja boleh. Dari yang nggak penting, sampe yang terpenting macam ngerenungin perekonomian negara pun nggak papa. Bagi gue, hujan itu punya banyak arti.

Dulu (sampe sekarang) gue suka hujan. Dulu sukanya bikos hujan itu menyamarkan air mata. Duh... bahasa gue mak, alay banget dah. 

Sekarang, gue suka hujan karena.... aroma tanah yang baru disiram air hujan ituuuu berasa kamu berada di negeri dongeng. Karenaaa...  terkadang waktu hujan dateng, gue nggak perlu musik instrumen sekelas Beethoven buat nenangin otak yang kacau. Karenaa... hujan itu anugrah. Anugrah buat siapa aja. Bayangin kalo 12 bulan cuma ada musim kemarau, petani mau makan apa, kita mau makan apa... singkong?? Berarti hujan itu anugrah kan... :D

Yang paling bikin kangen itu, ngeliatin hujan dari jendela kamar. Beehh... nyaman banget deh, tenang, damai banget rasanya. Ngeliatin daun-daun yang goyang-goyang kena hujan itu rasanyaaa seperti melarikan diri dari hiruk pikuk duniawi. Hahaha... >.<

Waktu gue pulang ke rumah ortu gue di Madiun, rasanya seperti gue masuk ke negeri dongeng yang aman, yang selalu happy ending itu. Madiun itu seperti pelepas lelah, ngeliat wajah orang-orang tercinta yang rela meng-ikhlaskan gue pergi jauh, bercanda bareng, makan bareng... Keluarga banget yaa... Lengkap sudah paket kebahagiaan pelepas lelah gue dengan pelukan hangat ibu dan yaaaa... "high five" semangat dari babe. :) Sekali pulang rasanya nyandu... Pengen pulang lagi.


"Love is Moment, the day...
the moment you came.
You filled up my eyes,
you filled up my heart and I keep thinking of you"

Itu lirik yaaa... bukan puisi, walaupun pada dasarnya itu puisi buatan orang yang nyiptain lagu, yang penting bukan gue yang buat....

Di Senin yang sore ini, yang langitnya mendung, yang berasa mau badai semaleman ini, gue BETE. Udah selese. Gue BETE. Udah gitu aja... Sebenernya mau nulis, tapi nggak jadi karena udah BETE duluan. Jadi, ya udah. UDAH. SELESE. TUTUP. CLOSE. BYE...