Malem ini sebenernya malem jum'at, harusnya gue ngepost tentang sesuatu yang mistis gila. Yang bisa bikin yang baca postingan gue sampe merinding-merinding ngeri gituuu... Tapi, gue nggak bisa menolak keinginan hati gue untuk nulis tentang "Cinta Pertama". Bahasa kerennya siy "First Love", kalo bahasa koreanya "처음 사랑". Ok, abaikan..
Kata orang, cinta pertama itu cinta yang paling susah dilupain...
Yang kenangannya kadang-kadang membanjiri lamunan secara tiba-tiba...
Yang bikin kita senyum-senyum sendiri kalo inget yang dulu-dulu...
Yang bikin kita galau setengah mampus kalo inget yang sedih-sedih...
Intinya gue mau bilang, kata orang cinta pertama itu yang paling berkesan. Entah berkesan senengnya atau berkesan sakitnya, gue juga nggak terlalu yakin.
Buat gue, sebagian anggapan "kata orang" itu bener... Sampai sekarang pun kalo gue keinget masa-masa cinta jadul gue itu, gue masih sering konyol sendiri. Malu-malu sendiri, uring-uringan sendiri, pokoknya serba tiba-tiba deh. Nggak peduli seberapa sakitnya gue pernah disakitin sama cinta pertama gue itu, gue masih tetep (kadang-kadang) kangen dia.
Dude, cinta pertama itu nggak harus orang pertama yang elo cinta. Dia juga nggak harus orang pertama yang jadi pacar elo. Nggak harus pula orang pertama yang ngajakin lo nonton dan nraktir lo di restoran mewah. Menurut gue, cinta pertama itu yang meninggalkan kenangan paling mendalam yang sampai kapanpun itu, lo
bakal inget setiap detailnya. Gue nggak bilang lo bakal selalu inget atau lo bakal mati-matian ngelupain beragam kenangan itu, tapi gue bilang kenangan yang dipancing dikit aja lo bakal langsung keinget tentang dia. Walaupun rasa buat cinta pertama itu uda lenyap ditelan bumi, ataupun uda kebakar dan tergantikan dengan cinta yang baru.
"Bukan berarti aku lupa, aku hanya tidak mengingatnya setiap hari..."
Bukan berarti gue melupakan semua kenangan tentang cinta pertama gue, gue cuma nggak berusaha mengingatnya setiap hari. Gue masih inget setiap detail kenangan gue, kenangan-kenangan pertama kali dinner, pertama kali hang out, pertama kali dibonceng, aroma parfum, wajah, ekspresi... Gue inget semua... Yaaa, walaupun pada akhirnya sakit juga, tapi entah kenapa semakin gue berusaha untuk melupakan semakin kenangan-kenangan penuh gula itu dateng, nyerang gue, dan bikin perasaan gue jadi diabetes. Parah... Sejak itu gue mulai menyerah untuk berusaha melupakan. Dan jalan satu-satunya adalah dengan tidak mengingatnya setiap hari...
Gue nggak peduli seberapa besar cinta pertama nyakitin gue, ninggalin gue demi orang lain, cheating dibelakang gue... Gue nggak peduli. Gue yakin dia uda belajar, dan nerima karma yang uda pernah gue umpatin. Yang gue peduli adalah cinta seperti apakah yang akan hadir menggantikan cinta pertama gue...
Temen lama gue pernah bilang, "Ay, lo sekarang kok mati rasa gini siy sama cowok?? Beneran nggak ada yang ngisi hati lo, yang bikin lo deg-degan??"
Gue nggak mati rasa, dan nggak akan pernah mati rasa. Keinginan gue untuk dicintai sama besarnya seperti keinginan gue untuk mencintai. Hanya saja, gue belum siap kalau kemudian gue harus ngerasain ketawa-ketawa di awal-awal dan tangis-tangisan di akhir-akhir. Kalau gue bilang ini "First Love's Scar Syndrome". Yaaa, sebuah sindrome dimana gue selalu inget setiap detail perasaan gue waktu gue disakitin.
Gue bakal setuju pake banget banget banget kalau ada yang bilang cinta pertama itu juga cinta yang terkadang paling menyakitkan. You know, for me first love makes me growing up.
Walaupun dia menyakitkan, tapi cinta pertama lah yang membantumu tumbuh dewasa... :)
So, how hurt your first love betrayed you, don't hate him... Actually he helped you to understand the world... :D
He showed you the way how to overcome your scar, your wound...
He showed you the way to laugh like the world was just created for you both...
He showed you, eventough you were hurted, you had to stand wisely, strongly, like an hundred years Oak...
Finally, he showed you, he made you learn how to wipe your own tears when love wasn't there for you...
Like what I said, you might hate it but you have to thank it too...
For making you growing up... :D
3 komentar:
Oh aya' punya cinta pertama :o ? Hahaahahduhayyy
Kepo ah diki aaaahhh =,=
aku sama kamu kepoan kamu kemana2 keless :p
Posting Komentar