Pages

Jumat, 22 Februari 2013

Kelasmu adalah...

Annyeong...
Hallo hallo...
Semuaaaa, di malam yang dingin dan hujan ini marilah kita bergalau-galau ria. Ok... Eheee... :P

Bukan maksud gue untuk ngajakin kalian galau atau gimana yaaa, karena memang benar akhir-akhir ini banyak sekali yang terjadi dan berhasil bikin gue ngeliat luar jendela selama hujan, dan terus berpikir untuk kadi melankolis. Intinya GUE GALAU...

Gue tau sebenernya GALAU itu bukanlah sesuatu yang penting yang harus lo pikirin sampe mati-matian, pun karena yang mati pengen hidup kenapa yang hidup pengen mati. Ok, abaikan.

Udahlah, gue nggak akan bahas sesuatu yang menggalaukan saat ini.

Peristiwa dua hari terakhir ini bener-bener bikin gue mikir. Seriusan gue mikir. Gue nggak bisa cerita apa masalahnya mamen, karena masalah ini menyangkut beberapa pejabat penting dan petinggi suatu negara beserta anak buahnya, mungkin KPK bakal langsung nyari gue kalo intelnya baca blog gue ini. Hahaha... Canda lah pak yaaaa, jangan serius mulu, nanti dahinya cepet berkerut.

Ok, balik ke topik.
Selama ini, ada pelajaran yang bener-bener nancep di hati gue. Waktu itu, gue lagi jadi relawan di suatu SD, ada dua anak cowo' kelas 1 yang bertengkar. Yang satu nangis, yang satu lagi nahan tangis. Mukanya uda beler aja gitu. Ah, gue jadi pengen ketawa sendiri kalo bayangin muka beler. Ok, lanjut... Ada satu anak lagi yang narik tangan gue sambil bilang "Bu, Zidane nangis lho bu, bertengkar sama Fiqi." Gue, sebagai
seseorang yang nggak tau apa-apa dengan dunia anak kecil, langsung nyamperin yang nangis duluan. Kebetulan yang nangsi duluan Zidane. Baru gue jongkok mau ngelus rambut Zidane, tiba-tiba salah satu guru negur gue gini "Udah biarkan saja mb' Cahya." Gue bingung, ini anak nangis sesenggukan masih teriak-teriak ke temennya, kenapa dibiarin ajaaaa?? Batin gue menjerit. Si Ibu Guru nglanjutin, "Biarkan aja, biar diselesaikan sendiri masalahnya, sudah kelas satu SD kok bukan anak TK lagi. Ayo Zidane, Fiqi masalahanya diselesaikan sendiri." Begitulah yang dikatakan Ibu Guru ini.

Gue?? Cengo abis. tangan gue menggantung nggak jadi ngelus Zidane, perlahan gue mundur teratur. Kalo gue pikir-pikir ada benernya juga siy. Lagi pula Bu Mirza (salah satu guru di SD itu) juga bilang, kalo kita ngedeketin dia pas dia nangis atau pas dia lagi dalam keadaan lemah, dia bakal punya alasan untuk mengeluh, complain, dan cenderung melarikan diri, menyerahkan masalah pada orang yang lebih jago nyelesein daripada nyelesein sendiri. Akibatnya, dia nggak akan berkembang, selamanya mental dia bakal di bawah. 

Tau kah kalian, kesadaran gue bagai dicukil waktu denger pernyataan Bu Mirza. Sama kayak gue, kalo ada masalah selalu cengeng dan cerita kemana-mana, ibarat kata sebenernya gue cari perlindungan dan berusaha menghindar. Itulah sebabnya sampe sekarang gue gini-gini aja, susah sekali kalo suruh move on, otaknya lemot kalo dihadepin sama masalah baru.

Sama seperti nasehat bokap gue malem ini, "Jadi wanita itu wanita yang tangguh".

Kata tangguh bagi gue itu seperti batu yang beratnya beribu-ribu ton.

"Jangan biarkan orang lain mempengaruhi pikiranmu (dalam hal negatif) dan merusak kejiwaanmu, apalagi merusak ketenanganmu."
"Jangan biarkan orang lain bertepuk tangan karena kebodohanmu menangis didepan mereka." Nasehat lain dari bokap gue tetep di malam yang sama, malam ini. Malam yang hujannya awet ini.

Dan ini lah yang dari tadi sore gue diskusiin sama kakak perempuan gue, :
"Ketika oranglain merendahkanmu, tunjukkan kelasmu, jangan biarkan dia tau apa yang kamu pikirkan, jangan biarkan dia menebak apa yang akan kamu lakukan. Itulah caramu menunjukkan kelasmu. Biarkan dia tau setinggi apa kelasmu dan serendah apa kelasnya." :)

Kalo gue terjemahkan kebahasa yang mudah dimengerti artinya mungkin begini :
"ketika orang menghinamu, berilah dia senyuman termanismu dan berbuat baiklah kepadanya. Buatlah dia malu dengan apa yang telah ia perbuat" :)

Jadi postingan ini berakhir di sini saja, selagi hujan masih turun selagi teh gue masih anget-anget dan selagi gue masih pengen ngobrol sama bokap gue... ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar